@thesis{thesis, author={PRATIWI ANGGI AULIA}, title ={PENGARUH PERBEDAAN JENIS SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON}, year={2023}, url={http://repositori.unsil.ac.id/10605/}, abstract={Pada dasarnya beton memiliki sifat dasar, yaitu kuat terhadap tegangan tekan dan lemah tehadap tegangan tarik. Kuat tekan beton dipengaruhi oleh jenis bahan penyusunnya, jika bahan penyusunnya bagus, solid maka nantinya akan menghasilkan beton yang mempunyai kuat tekan tinggi. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dua jenis (merk) semen, yaitu semen PPC (Semen R) dan semen PCC (Semen D) dalam satu campuran beton terhadap kuat tekan beton. Pembuatan benda uji menggunakan silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan menggunakan f?c 20 MPa dan Fas 0,5. Penelitian ini menggunakan 3 (tiga) macam perlakuan yaitu: perlakuan I menggunakan semen PPC (Semen R), perlakuan II menggunakan semen PCC (Semen D), perlakuan III menggunakan campuran semen PPC (Semen R) + semen PCC (Semen D) dengan perbandingan volume 1 : 1. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan kuat tekan beton rata-rata pada umur 28 hari, semen PPC (Semen R) = 23,77 MPa, semen PCC (Semen D) = 28,29 MPa, semen PPC (Semen R) 1 : semen PCC (Semen D) 1 = 24,80 MPa. Nilai kuat tekan beton setelah pencampuran lebih tinggi dari nilai kuat tekan beton yang hanya menggunakan semen PPC (Semen R), dikarenakan pencampuran antara semen mengakibatkan reaksi kimia baru dan mempengaruhi kuat tekan beton. Kata Kunci: Semen,PPC, PCC, Kuat Tekan, Beton} }