@thesis{thesis, author={NOERFAUZIYAH PUTRI MITA}, title ={INOVASI PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU KAITANNYA DENGAN PENINGKATAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA JAYAMUKTI KECAMATAN LEUWISARI KABUPATEN TASIKMALAYA}, year={2023}, url={http://repositori.unsil.ac.id/10766/}, abstract={Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya potensi sumber daya alam yang melimpah berupa pohon bambu di Desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Pohon bambu tersebut merupakan bahan baku utama dalam pembuatan kerajinan anyaman bambu, kerajinan anyaman bambu tersebut terdiri dari kerajinan klasik/ubud dan kerajinan modern. Kerajinan klsik/buhun merupakan kerajinan yang sudah ada sejak zaman dahulu seperti hihid, boboko, tampah, nyiru, asepan, tampir, sotong, caraka, sulumbung dan lainnya sebagainya. Pada tahun 90-an para pengrajin anyaman bambu baik pemilik kerajinan maupun pengrajin pekerja melakukan inovasi terhadap kerajinan anyaman bambu, kerajina tersebut dapat dikatakan sebagai kerajinan modern seperti rantang, toples, keranjang, tempat bolu, tempat dimsum, tempat buah, tempat tissu, tempat sampah, tempat toples dan lain sebagainya. Kerajinan anyaman bambu yang berada di Desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang mereka. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi literatur dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 143 pengrajin yang terdiri dari 14 pemilik kerajinan dan 129 pengrajin pekerja. Pengambilan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30% dengan menggunakan Random Sampling dan Purposive Sampling, maka jumlah keseluruhan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 45 pengrajin. Hasil penelitian menunjukan bahwa para pengrajin melakukan inovasi terhadap kerajinan anyaman bambu seperti motif pada anyaman, bentuk kerajinan, dan lain sebagainya sehingga kerajinan yang dihasilkan semakin kreatif dan inovatif. Inovasi tersebut dapat meningkatkan kondisi sosial ekonomi para pengrajin, baik pemilik kerajinan maupun pengrajin pekerja. Kata Kunci : Inovasi, Pengrajin, Anyaman Bambu, Sosial Ekonomi} }