@thesis{thesis, author={HIKMAH RENA TRI NUR}, title ={FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA PRA LANSIA (45-59 TAHUN) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS DAYEUHLUHUR I KABUPATEN CILACAP}, year={2023}, url={http://repositori.unsil.ac.id/10863/}, abstract={: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis dimana kadar gula darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin sehingga kadar gula dalam darah tidak dapat dimetabolisme. Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah penderita diabetes melitus sebanyak 19,47 juta pada tahun 2021 dan diperkirakan jumlah tersebut dapat mencapai 28,57 juta pada tahun 2045. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus pada pra lansia (usia 45-59 tahun) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I Kabupaten Cilacap. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain case control. Pengambilan sampel menggunakan metode quota sampling dan accidental sampling. Diperoleh sampel penelitian sebanyak 72 responden kelompok kasus dan 72 responden kelompok kontrol. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu kejadian diabetes melitus pada pra lansia, sedangkan variabel bebas dalam penelitian ini yaitu riwayat keluarga, obesitas, dan hipertensi. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk menganalisis hubungan antara dua variabel. Hasil: Berdasarkan hasil analisis bivariat diperoleh bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan diabetes melitus pada pra lansia adalah riwayat keluarga (p value= 0,043: OR= 2,553), obesitas (p value= 0,011: OR= 2,567), hipertensi (p value= 0,006: OR= 2,838). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat keluarga, obesitas, dan hipertensi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian diabetes melitus pada pra lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Dayeuhluhur I Kabupaten Cilacap. Saran: Diharapkan mampu mengendalikan faktor risiko yang dapat dimodifikasi maupun faktor risiko tidak dapat di modifikasi. Kata Kunci : Diabetes Melitus, faktor risiko, pra lansia} }