@thesis{thesis, author={AFIFAH AZLIANI SYAHIRA NUR}, title ={ANALISIS PENGELOLAAN ZAKAT PADA PROGRAM BANTUAN PRODUKTIF FAKIR MISKIN DI BAZNAS KABUPATEN SUMEDANG}, year={2023}, url={http://repositori.unsil.ac.id/10896/}, abstract={Kemiskinan adalah suatu permasalahan yang sangat serius. Islam memandang kemiskinan sebagai sesuatu yang membahayakan sehingga dianggap sebagai musibah yang harus segera diatasi. Namun kemiskinan dapat diatasi, salah satunya dengan zakat. Zakat dalam pendistribusiannya terbagi menjadi dua yaitu berupa konsumtif dan produktif. Penyaluran secara produktif adalah penyaluran dana zakat dengan cara dana zakat dijadikan sebagai modal usaha untuk pemberdayaan ekonomi penerimanya dan agar mustahik dapat membiayai kehidupannya sendiri secara konsisten. Oleh karena itu jika zakat dikelola dengan baik oleh lembaga zakat, maka pemberdayaan ekonomi mustahik dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan fungsi manajemen pada pengelolaan zakat pada program bantuan produktif fakir miskin di BAZNAS Kabupaten Sumedang serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menjawab rumusan masalah. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang diperoleh di deskripsikan menggunakan teori yang sesuai dengan permasalahan yang ada. Sehingga diperoleh hasil analisis mengenai penerapan fungsi manajemen pada program bantuan produktif fakir miskin di BAZNAS Kabupaten Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumedang sudah menerapkan fungsi manajemen pada pengelolaan zakat produktifnya dengan baik. Namun dalam fungsi pengorganisasiannya terdapat masalah dalam sumber daya manusianya yaitu minimnya jumlah amil di BAZNAS Kabupaten Sumedang sehingga terjadi tumpang tindih pekerjaan. Untuk faktor pendukung dalam program bantuan fakir miskin yaitu kebijakan pemerintah, adanya komitmen bersama antara pimpinan dengan amil agar mempertahankan predikat BAZNAS Kabupaten Sumedang menjadi BAZNAS terbaik, terhimpunnya dana, serta mitra kerjasama baik secara horizontal yaitu dengan BAZNAS Kabupaten, BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Pusat. Vertikal dengan lembaga pemerintahan, balai latihan kerja, dan korporat. Untuk faktor penghambat terdiri dari internal dan eksternal. Dari internal yaitu belum tersedianya sumber daya manusia pendamping yang handal, tidak memiliki sarana pembinaan atau balai latihan kerja. Dari eksternal yaitu rendahnya jiwa kewirausahaan mustahik dan mustahik kurang bisa memanajemen keuangannya. Kata Kunci: Zakat Produktif, Manajemen ZIS, BAZNAS} }