@thesis{thesis, author={Putri Wiatama Ika}, title ={FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIFTERI DI KABUPATEN GARUT TAHUN 2019}, year={2022}, url={http://repositori.unsil.ac.id/6451/}, abstract={FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA 2021 ABSTRAK WIATAMA IKA PUTRI Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Difteri Di Kabupaten Garut Tahun 2019 Difteri merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri gram positif Corynebacterium diptheriae. Suatu wilayah dinyatakan KLB difteri jika ditemukan minimal 1 kasus difteri klinis (Kemenkes RI, 2017). Kasus difteri pada tahun 2019 di Kabupaten Garut mengalami kenaikan kasus dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 26 kasus difteri dengan 4 orang meninggal dunia (CFR 15,4%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian difteri di Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain case control. Pengambilan sampel kasus menggunakan total sampling sedangkan kontrol dengan simple random sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 66 responden diantaranya 22 kelompok kasus dan 44 kelompok kontrol. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara status imunisasi (p value 0,020 dan OR = 0,092) dengan kejadian difteri. Tidak terdapat hubungan antara umur (p value 0,919), jenis kelamin (p value 1,000), pendidikan ibu (p value 0,612) dan mobilitas (p value 0,636) dengan kejadian difteri. Disarankan Dinas Kesehatan dan Puskesmas dapat bekerjasama dengan para kader kesehatan untuk memberikan informasi tentang difteri dan imunisasi difteri, serta meningkatkan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi dasar pada anak melalui kegiatan sosialisasi. Dan juga diharapkan Dinas Kesehatan dan Puskesmas dapat meningkatkan cakupan imunisasi terutama di daerah yang cakupan imunisasinya masih rendah. Kata Kunci : Difteri, faktor risiko Kepustakaan : 50 (2000-2020)} }