@thesis{thesis, author={Istikomah Indah}, title ={PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR DAN MENYIMPULKAN ISI TEKS BERITA YANG DIBACA (Penelitian Tindakan Kelas Pada Peserta Didik Kelas VIII MTs Sa Al-Falah Pancatengah Tahun Ajaran 20}, year={2022}, url={http://repositori.unsil.ac.id/7193/}, abstract={ABSTRAK Indah Istikomah 2022. Penerapan Model Penerapan Think Pair Share untuk Meningkatkan Kemampuan Mengidentifikasi Unsur-Unsur dan Menyimpulkan Isi Teks Berita yang Dibaca (Penelitian Tindakan Kelas Pada Peserta Didik Kelas VIII MTs Sa Al-Falah Pancatengah Tahun Ajaran 2021/2022). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Berdasarkan kurikulum 2013 revisi, kompetensi dasar mengidentifikasi unsur?unsur dan menyimpulkan isi teks berita yang dibaca merupakan salah satu pembelajaran yang harus dikuasai oleh peserta didik kelas VIII. Salah satu upaya untuk peserta didik mencapai kompetensi dasar tersebut diperlukan adanya pemilihan model pembelajaran yang tepat dan variatif. Penulis melaksanakan penelitian ini dengan metode penelitian tindakan kelas. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dapat tidaknya model pembelajaran Think Pair Share meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur dan menyimpulkan isi teks berita yang dibaca pada peserta didik kelas VIII MTs Sa Al-Falah Pancatengah tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dokumentasi, dan wawancara. Teknik pengolahan data yang digunakan mengacu pada cara-cara mengolah data penelitian kualitatif, statistika deskriptif, uji normalitas, dan uji wilcoxon. Berdasarkan hasil perolehan data pada siklus kesatu KD 3.1, Peserta didik yang belum mencapai nilai KKM sebanyak 9 orang (47,3%), dan 10 orang (52,6%) peserta didik sudah mencapai nilai KKM. Sedangkan pada kompetensi dasar (KD) 4.1 peserta didik yang belum mencapai nilai KKM sebanyak 17 orang (18,4%) dan yang sudah mencapai KKM sebanyak 2 orang (10,5%). Pada siklus kedua, perolehan data KD 3.1 semua peserta didik sebanyak 19 orang (100%) sudah mencapai nilai KKM , dan pada kompetensi dasar (KD) 4.1 semua peserta didik sebanyak 19 orang (100%) sudah mencapai nilai KKM sesuai dengan KKM yang telah ditetapkan. Hipotesis tindakan yang penulis rumuskan dapat dibuktikan keberhasilannya.} }