@thesis{thesis, author={Amelia Ciska}, title ={PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR PEMBANGUN DAN MENYIMPULKAN UNSUR-UNSUR PEMBANGUN SERTA MAKNA TEKS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (Penelitian Tindakan Kelas pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri}, year={2022}, url={http://repositori.unsil.ac.id/7403/}, abstract={ABSTRAK Ciska Amelia, 2022. Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi Unsur-unsur Pembangun dan Menyimpulkan Unsur-unsur Pembangun serta Makna Teks Puisi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (Penelitian Tindakan Kelas pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran 2021/2022). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Mengidentifikasi unsur-unsur pembangun dan menyimpulkan unsur-unsur pembangun serta makna teks puisi merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh peserta didik kelas VIII. Kenyataan di SMP Negeri 1 Kota Tasikmalaya, peserta didik kelas VIII masih banyak yang belum mampu mengidentifikasi unsur?unsur pembangun dan menyimpulkan unsur-unsur pembangun serta makna teks puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dapat atau tidaknya model pembelajaran Two Stay Two Stray meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur pembangun dan menyimpulkan unsur-unsur pembangun serta makna teks puisi pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data meliputi teknik wawancara, observasi, pengukuran, dan tes dengan sumber data, yaitu peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Tasikmalaya sebanyak 33 orang. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan, diketahui pada siklus kesatu mengidentifikasi unsur-unsur pembangun teks puisi, peserta didik yang telah mencapai KKM sebanyak 17 orang (52%), dan peserta didik yang belum mencapai KKM sebanyak 16 orang (48%). Pada menyimpulkan unsur-unsur pembangun dan makna teks puisi, peserta didik yang telah mencapai KKM sebanyak 15 orang (45%), dan peserta didik yang belum mencapai KKM sebanyak 18 orang (55%). Pada siklus kedua pembelajaran mengidentifikasi unsur-unsur pembangun dan menyimpulkan unsur-unsur pembangun serta makna teks puisi seluruh peserta didik sebanyak 33 orang (100%) telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan Uji Wilcoxon, diketahui 0,05 (171,96). Artinya, model pembelajaran Two Stay Two Stray dapat meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur pembangun dan menyimpulkan unsur-unsur pembangun serta makna teks puisi pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2021/2022. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis penelitian dapat diterima dan dibuktikan kebenarannya.} }