@thesis{thesis, author={ZUHRIAH RIYAN KHOERUNNISA}, title ={MODEL KEPEMIMPINAN KHARISMATIK (Studi Kasus Kepemimpinan Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefullah, Mursyid Ke 38 TQN Suryalaya Di Persantren Ciceuri Sirnarasa)}, year={2020}, url={http://repositori.unsil.ac.id/7595/}, abstract={ABSTRAK Kepemimpinan dan gaya kepemimpinan dalam sebuah pesantren mempunyai keunikan tersendiri. Begitupula dengan pesantren tarekat yang sang sangat kental dengan ajaran sufisme. Terlebih jika dikontekstualisasikan pada model kepemimpinan Syekh Muhamad Abdul Gaos sebagai Mursyid Ke 38 TQN Suyalaya Di Presntren Ciceuri Sirnarasa. Dalam tradisi TQN Suryalaya pemimpin dalam hal ini mursyid sudah tiga kali berganti. Dari mulai Abah Sepuh, Abah Anom dan sekarang Abah Gaos. Akan tetapi pada realitasnya pergantian kepemimpinan tersebut menuai pro dan kontra yang menyebabkan friksi pada level murid bahkan elite pesantren. Hal ini terjadi setelah kepemimpinan Abah Anom atau lebih tepatnya pada kepemimpinan Abah Gaos. Pasalnya Abah Gaos bukan keturunan keluarga TQN Suryalaya layaknya Abah Sepuh dan Abah Anom. Sehingga permasalahan ini perlu dieksplorasi untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya dari perspektif model dan gaya kepemimpinan tarekat. Penelitian ini mengkaji tentang model kepemimpinan daalam konteks pesantren tarekat dengan menggunakan teori model kepemimpinan dan gaya kepemimpinan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan studi wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Validitas data menggunakan trianggulasi data sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa model kepemimpinan Abah Gaos termasuk dalam model kepemimpinan kharismatik. Sedangkan dalam menjalankan kepemimpinannya dalam pesantren merujuk pada pola democratic tetapi sesekali dalam hal tertentu otokratik. Dan terkait friksi kepemimpinan masih terjadi karena masing-masing memegang keyakinan tersendiri baik yang setuju atau yang tidak setuju terhadap kemursyidan Abah Gaos tetapi tidak mempengaruhi eksistensi TQN Suryalaya. Kata Kunci: Kepemimpinan, Model kepemimpinan, Pesantren Tarekat,} }