@thesis{thesis, author={KUSUMAWATI PUJI}, title ={ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENALARAN ANALOGI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR}, year={2022}, url={http://repositori.unsil.ac.id/7596/}, abstract={ABSTRAK PUJI KUSUMAWATI. 2022. ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENALARAN ANALOGI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR. Jurusan Pendidikan Matematika. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal penalaran analogi matematis ditinjau dari gaya belajar dan karakteristik dari tiap tipe gaya belajar peserta didik dalam menyelesaikan soal penalaran analogi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes penalaran analogi matematis, penyebaran angket gaya belajar, dan wawancara tak terstruktur. Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas VIII-E di SMP Negeri 1 Wado yang memenuhi setiap tahapan penalaran analogi matematis serta ditemukan adanya kesalahan paling banyak dari tiap tipe gaya belajar dan dapat memberikan informasi yang rinci tentang kesalahan yang dilakukan pada saat wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan gaya belajar auditorial melakukan kesalahan membaca, kesalahan memahami, kesalahan keterampilan proses dan kesalahan penulisan jawaban, selain itu memiliki karakteristik mudah terganggu oleh keributan, menggerakan bibir saat membaca, merasa kesulitan dalam menulis namun hebat dalam berbicara. Peserta didik dengan gaya belajar kinestetik melakukan kesalahan memahami, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan penulisan jawaban, selain itu memiliki karakteristik berbicara dengan perlahan, berorientasi pada fisik, menggunakan jari sebagai penunjuk dan ingin melakukan segala sesuatu. Peserta didik dengan gaya belajar visual melakukan kesalahan memahami, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan penulisan jawaban, selain itu memiliki karakteristik rapi, teratur, berbicara dengan cepat dan perencana dan pengatur jangka panjang yang baik. Peserta didik tidak melakukan kesalahan transformasi karena peserta didik mampu mengubah informasi pada soal ke dalam kalimat matematika dan mampu menjelaskan proses perubahannya. Kata kunci: kesalahan, penalaran analogi matematis, gaya belajar} }