@thesis{thesis, author={BACHTIAR LUCKI}, title ={FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (Analisis Data Sekunder di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Subang)}, year={2022}, url={http://repositori.unsil.ac.id/7663/}, abstract={Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Siliwangi Tasikmalaya 2022 ABSTRAK LUCKI BACHTIAR FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (Analisis Data Sekunder Di Rumah Sakit Umum Kabupaten Subang) Penyakit jantung koroner merupakan penyakit yang disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan arteri koroner akibat proses aterosklerosis atau spasme atau kombinasi keduanya yang menyuplai aliran darah ke otot jantung, serta terjadinya penimbunan atau penumpukan plak pada arteri jantung yang dapat menyebabkan serangan jantung. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Subang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional dan desain penelitian kasus kontrol pada populasi pasien rawat inap penyakit jantung dengan total sampel sebanyak 93 sampel yang terdiri dari sampel kasus 33 sampel dan sampel kontrol sebanyak 66 sampel, teknik pengambilan sampel kasus menggunakan total sampling dan teknik pengambilan sampel kasus menggunakan simple random sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu chi-square dengan taraf ? = 0,05. Ada hubungan yang bermakna antara hipertensi (p-value 0,042), diabetes melitus (p-value 0,039), kolesterol (p-value 0,020) dengan kejadian penyakit jantung koroner. Tidak ada hubungan yang bermakna antara IMT (p-value 0,056), usia (p-value 0,487) dan jenis kelamin (p?value 0,504) dengan kejadian penyakit jantung koroner. Hipertensi, diabetes melitus dan kolesterol sebagai faktor risiko kejadian penyakit jantung koroner sehingga perlu dilakukannya promosi kesehatan kepada pasien dan masyarakat saat mengunjungi Rumah Sakit tentang penyakit jantung koroner, gaya hidup sehat dengan cara melakukan aktivitas fisik dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Kata Kunci: Faktor Risiko, Jantung Koroner Kepustakaan: 43 (2007-2022)} }