@thesis{thesis, author={HERLINA ERVI}, title ={PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DUSUN PETAKAN DI DESA SARIMUKTI KECAMATAN KARANGNUNGGAL KABUPATEN TASIKMALAYA}, year={2022}, url={http://repositori.unsil.ac.id/7713/}, abstract={ABSTRAK Kebutuhan pengetahuan serta besarnya potensi dibidang pertanian mengharuskan adanya pemberdayaan masyarakat terutama terhadap petani. Pemberdayaan masyarakat adalah suatu kegiatan atau upaya dalam menjadikan masyarakat lebih berdaya atau mampu mengatasi persoalan dalam dirinya maupun lingkungannya. Pemberdayaan Kelompok Tani Dusun Petakan merupakan suatu pembentukan kelompok organisasi kerjasama dalam mengelola suatu lahan pertanian dan usaha Bertani. Kelompok Tani Dusun Petakan adalah salah satu kelompok tani yang berada di Desa Sarimukti dan sudah memiliki izin atau legalitas dari Desa Sarimukti itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani Dusun Petakan di Desa Sarimukti Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan subjek Pemerintah Desa dan anggota Kelompok Tani Dusun Petakan, pengumpulan data digunakan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yakni peran, pemerintahan desa, peran pemerintah desa dalam pembedayaan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, dan kelompok tani. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Peran Pemerintah Desa Sraimukti dalam pemberdayaan Kelompok Tani Dusun Petakan Desa Sarimukti sudah cukup baik, terlihat dari adanya Pemerintah Desa sebagai fasilitator sebagai penyedia lahan garapan, penyuluhan, dan sarana produksi mampu memfasilitasi masyarakat petani cukup baik. Serta adanya pembinaan melalui Badan Penyuluh Pertanian (BPP) yang berdampak terhadap hasil panen yang meningkat serta tingkat daya saing kreativitas anggota kelompok tani meningkat. Meskipun demikian, Hal ini belum bisa membuat kelompok tani dusun petakan mendapatkan hasil yang maksimal hal tersebut dikarenakan terhambat oleh beberapa faktor diantaranya yaitu Sumber mata air yang lemah, faktor cuaca, dan kurangnya pengelolaan sistem administrasi yang baik. Kata kunci : Pemerintahan Desa, Pemberdayaan, Kelompok Tani} }