@thesis{thesis, author={PRAMONO AGUNG}, title ={PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica chinensis. L) YANG DIBERI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH INDUSTRI TAHU DENGAN LAMA FERMENTASI DAN DOSIS YANG BERBEDA}, year={2019}, url={http://repositori.unsil.ac.id/788/}, abstract={Penelitian tentang pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica chinensis. L) yang diberi pupuk organik cair limbah industri tahu dengan lama fermentasi dan dosis yang berbeda telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2018 di Kampung Babakan Jolok, Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, dengan ketinggian tempat 1278 m di atas permukaan laut dan pH tanah 5,5. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola Faktorial diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah takaran dosis pupuk organik cair limbah industri tahu (d1), 100 ml/tanaman/aplikasi (d2), 200 ml/tanaman/aplikasi dan (d3), 300 ml/tanaman/aplikasi. Faktor kedua adalah lama fermentasi (f-1): fermentasi 5 hari (f2), fermentasi 10 hari dan (f3) fermentasi 15 hari. Data dianalisis menggunakan sidik ragam dengan uji F dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Tidak terdapat pengaruh interaksi antara lama fermentasi dan dosis pupuk organik cair limbah industri tahu pada tinggi tanaman, jumlah daun umur 7, 21, 28 hari setelah tanam, luas daun, bobot basah dan bobot kering, kecuali pada jumlah daun umur 14 hari setelah tanam. Tanaman sawi yang di pupuk organik cair limbah industri tahu yang difermentasi 5 hari dengan dosis 100 ml/tanaman/aplikasi menghasilkan pertumbuhan dan hasil terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kata kunci : dosis, fermentasi, limbah, sawi} }