A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessiontk06raj7ecgl45o6sj4m7cmhderq29ni): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Fathatunida Rifa Dwi},
title ={ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN
DAN PENYEDIAAN ENERGI LISTRIK DI WILAYAH KERJA
PT. PLN (PERSERO) ULP RAJAPOLAH
KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2022 – 2031
MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LEAP (LONG�RANGE ENERGY ALTERNATIVES PLANNING SISTEM)},
year={2022},
url={http://repositori.unsil.ac.id/8027/},
abstract={ABSTRAK
Nama : Rifa Dwi Fathatunida
Program Studi : Teknik Elektro
Judul Penelitian : Analisis Perencanaan Kebutuhan dan Penyediaan Energi Listrik
Di Wilayah Kerja PT.PLN (Persero) ULP Rajapolah Kabupaten
Tasikmalaya Tahun 2022 ? 2031 Menggunakan Perangkat
Lunak LEAP (Long Range Energy Alternatives Planning
System)
Kebutuhan energi listrik cenderung meningkat setiap tahun yang beriringan dengan
pertambahan penduduk, naiknya faktor ekonomi, serta pembangunan daerah. PLN
(Perusahaan Listrik Negara) sebagai lembaga yang bertanggung jawab secara langsung
kepada konsumen listrik dalam memasok kebutuhan listrik harus memiliki perencanaan
kebutuhan listrik, dikarenakan dalam mensuplai energi listrik tidak boleh kurang ataupun
lebih sebab listrik yang dipakai oleh konsumen diproduksi saat itu juga mengetahui sifat
energi listrik yang tidak dapat disimpan. PLN ULP Rajapolah merupakan salah satu PLN
yang mensuplai energi listrik di Kabupaten Tasikmalaya didapatkan bahwa kebutuhan
energi listrik terus meningkat setiap tahunnya hingga tahun 2021 tercatat penggunaan
energi listrik mencapai 201,905GWh dengan total pertumbuhan sebesar 18,055% dengan
rata-rata pertumbuhan 3,611% setiap tahun untuk seluruh sektor pelanggan. Pada penelitian
ini membahas mengenai perencanaan kebutuhan dan penyediaan energi listrik untuk
wilayah kerja PT. PLN ULP Rajapolah selama 10 (sepuluh) tahun mendatang. Tujuan dari
penelitian ini yaitu untuk memproyeksikan besarnya kebutuhan dan penyediaan energi
listrik tahun 2022 ? 2031 menggunakan perangkat lunak LEAP (Long Range Energy
Alternatives Planning System) dengan mengestimasi besarnya jumlah energi listrik yang
dibutuhkan PLN untuk memenuhi kebutuhan energi listrik menggunakan metode DKL 3.2,
BAU (Bussines As Usual), dan KEN (Kebijakan Energi Listrik). Pada software LEAP
disimulasikan menggunakan skenario BAU dan KEN. Pada skenario BAU dimasukkan
nilai akhir penggunaan energi listrik dengan memperhitungkan nilai pertumbuhan rata ?
rata energi listrik, sedangkan pada skenario KEN sama halnya dengan skenario BAU akan
tetapi untuk nilai rata ? rata pertumbuhan akan dikurangi 1% karena skenario KEN terikat
dengan kebijakan pemerintah. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan berupa proyeksi
kebutuhan dan penyediaan energi listrik menggunakan metode DKL 3.2 menghasilkan
prakiraan sampai dengan 2031 untuk pelanggan listrik mencapai 306.711 pelanggan
dengan pertumbuhan rata ? rata sebesar 5,737%; untuk daya tersambung energi listrik
mencapai 299,963MVA dengan pertumbuhan rata ? rata sebesar 6,673%; dan untuk
konsumsi energi listrik mencapai 491,551GWh dengan pertumbuhan rata ? rata sebesar
10,662%; pada metode BAU untuk pelanggan listrik sampai dengan 2031 mencapai
279.037 pelanggan dengan pertumbuhan rata ? rata sebesar 4,779%; daya tersambung
energi listrik mencapai 293,559MVA dengan pertumbuhan rata ? rata sebesar 6,796%; dan
konsumsi energi listrik mencapai 331,139GWh dengan pertumbuhan rata ? rata sebesar
5,172%, pada metode KEN untuk pelanggan listrik sampai dengan 2031 mencapai 253.594
pelanggan dengan pertumbuhan rata ? rata sebesar 3,783%; daya tersambung energi listrik
mencapai 267,246MVA dengan pertumbuhan rata ? rata sebesar 5,798%; dan konsumsi
energi listrik mencapai 301,221GWh dengan pertumbuhan rata ? rata sebesar 4,182%.
Sehingga didapatkan solusi untuk penyediaan energi listrik berupa penambahan kapasitas
trafo pada Gardu Induk, penambahan trafo daya pada jalur distribusi, dan pengembangan
potensi energi terbarukan.
Asumsi Kunci: PLN, Konsumsi Energi Listrik, LEAP, Metode DKL 3.2, Metode BAU,
Metode KEN.}
}