@thesis{thesis, author={ARIF IMAM ZAINIL}, title ={ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS SIMPANG GUNUNG SABEULAH KOTA TASIKMALAYA)}, year={2022}, url={http://repositori.unsil.ac.id/8032/}, abstract={ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS SIMPANG GUNUNG SABEULAH KOTA TASIKMALAYA) Imam Zainil Arif1), Nina Herlina2), dan Gary Raya Prima3) 1,2,3Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Siliwangi Jalan Siliwangi No.24 Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia e-mail: zainilarifimam@gmail.com1 , ninaherlina@unsil.ac.id2 , garyrayaprima@unsil.ac.id3 ABSTRAK Simpang Gunung Sabeulah merupakan jalan penghubung beberapa kecamatan di Kota Tasikmalaya yang memiliki permasalahan lalu lintas dikarenakan meningkatnya volume kendaraan dan tingginya hambatan samping di sekitar ruas jalan. Penulis berinisiatif untuk menganalisis permasalahan tersebut dengan manajemen lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja Simpang Gunung Sabeulah Kota Tasikmalaya sehingga dapat mengurangi permasalahan lalu lintas yang ada. Penelitian dilakukan dengan cara observasi dimana pengambilan data primer dilakukan di lokasi penelitian selama 2 minggu pada saat waktu puncak. Data tersebut dianalisis dengan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 serta simulasi lalu lintas menggunakan software PTV Vissim. Hasil analisis digunakan sebagai acuan untuk mengevaluasi kinerja Simpang Gunung Sabeulah sehingga dapat menghasilkan solusi terbaik. Berdasarkan hasil analisis MKJI 1997 pada kondisi eksisting diperoleh nilai arus lalu lintas total (Qtot) = 2.107 smp/jam, tundaan rata-rata simpang = 31,04 detik/smp dengan tingkat palayanan (Level Of Service) D atau kurang, serta Derajat Kejenuhan (DS) = 0,851 dengan tingkat pelayanan (Level Of Service) E. Hasil pemodelan software PTV Vissim kondisi eksisting yaitu panjang antrian (Qlen) = 18,78 meter dengan tundaan (VehDelay) = 30,82 detik/kendaraan, dan tingkat pelayanan (Level of Service) = C atau sedang. Hasil yang didapat pada kondisi eksisting dinilai kurang memuaskan sehingga direncanakan alternatif guna meningkatkan kinerja simpang yaitu alternatif 1 perancangan ulang waktu siklus dan alternatif 2 perancangan ulang fase sinyal lalu lintas sesuai dengan metode MKJI 1997 dan pemodelan PTV Vissim. Kata Kunci : Derajat Kejenuhan, MKJI 1997, PTV Vissim, Simpang, Tingkat Pelayanan, Tundaan} }