@thesis{thesis, author={Nurtantia Yulian}, title ={PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI DAN MENYIMPULKAN ISI TEKS PROSEDUR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pancatengah Tahun Ajaran 2019/2020)}, year={2020}, url={http://repositori.unsil.ac.id/8141/}, abstract={ABSTRAK Yulian Nurtantia. 2020. Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi dan Menyimpulkan Isi Teks Prosedur dengan Menggunakan Model Pembelajaran Think Talk Write (Penelitian Tindakan Kelas pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 1 Pancatengah Tahun Ajaran 2019/2020). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Kompetensi dasar pada jenjang SMP Kelas VII yang harus dikuasai peserta didik diantaranya adalah kompetensi mengidentifikasi dan menyimpulkan isi teks prosedur. Meskipun demikian dalam kenyataan di kelas VII B SMP Negeri 1 Pancatengah masih terdapat peserta didik yang belum mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis melaksanakan suatu penelitian. Pada penelitian ini terdapat dua tujuan penelitian. Pertama, untuk mengetahui dapat atau tidaknya model pembelajaran Think Talk Write meningkatkan mengidentifikasi teks prosedur pada pesertaa didik kelas VII B SMP Negeri 1 Pancatengah tahun ajaran 2019/2020. Kedua, untuk mengetahui dapat atau tidaknya model pembelajaran Think Talk Write meningkatkan kemampuan menyimpulkan isi teks prosedur pada peserta didik kelas VII B SMP Negeri 1 Pancatengah tahun ajaran 2019/2020. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik tes. Penelitian yang penulis laksanakan sebanyak dua siklus pembelajaran, tahapannya yaitu, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pendeskripsian hasil tindakan, serta analisis dan refleksi. Pada siklus kesatu pertemuan pertama dalam KD 3.5 terdapat 9 orang peserta didik (33%) yang belum mencapai KKM dan 18 orang peserta didik (67%) sudah mencapai KKM. Dalam pertemuan kedua dalam KD 4.5 terdapat 16 orang peserta didik (59%) yang belum mencapai KKM dan 11 orang peserta didik (41%) sudah mencapai KKM. Pada siklus kedua baik pertemuan pertama dalam KD 3.5 maupun pertemuan kedua dalam KD 4.5 seluruh peserta didik sudah mencapai bahkan melebihi nilai KKM yang telah ditetapkan yaitu 75. Dengan demikian terdapat peningkatan dari siklus kesatu ke siklus kedua. Artinya, model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi dan menyimpulkan isi teks prosedur pada peserta didik kelas VII B SMP Negeri 1 Pancatengah tahun ajaran 2019/2020. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima.} }