@thesis{thesis, author={Saepudin Rizza Febi Nurjamil}, title ={ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN AIR DINGIN DENGAN SUHU (0-4)ÌŠPADA CAMPURAN BETON SEGAR TERHADAP KUAT LENTUR}, year={2022}, url={http://repositori.unsil.ac.id/8648/}, abstract={ABSTRAK Beton merupakan bahan bangunan yang memiliki campuran antara agregat halus (pasir), agregat kasar (batu krtikil), air, dan semen Portland atau semen lainnya, dan dapat dicampur menggunakan bahan tambahan seperti bahan yang bersifat kimiawi (aditif) dan atau fisikal pada perbandingan atau mix design tertentu. Pada umumnya penggunaan air pada campuran ataupun curing beton menggunakan air normal dengan suhu (25-32)?. Pada penelitian ini Perawatan beton (curing) dan campuran beton menggunakan air dingin suhu (0-4)0C. Dilakukan empat metode pengujian yaitu campuran beton normal dengan curing air dingin dan air normal serta campuran beton dingin dengan curing air dingin dan air normal. Bentuk benda uji yang digunakan adalah balok dengan ukuran 15 x 15 x 60 cm. Pengujian kuat lentur dilakukan pada saat beton berumur 7, 14, 21 dan 28 hari. Hasil penelitian diperoleh bahwa campuran beton dengan air dingin dan curing air dingin suhu (0- 4)0C lebih optimal dibandingkan dengan metode lainnya dengan nilai kuat lentur 5,23 Mpa. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin rendah suhu curing maka semakin tinggi nilai kuat lentur yang didapatkan. Kata Kunci: Beton, Suhu, Kuat Lentur.} }