@thesis{thesis, author={KOMALASARI ELANG}, title ={PERAN SERTA KOMUNITAS SRIKANDI SUNGAI INDONESIA TASIKMALAYA DALAM PENGEMBANGAN WISATA ALAM CIPATANI DI DESA NANGGEWER KECAMATAN PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA}, year={2021}, url={http://repositori.unsil.ac.id/8879/}, abstract={ABSTRAK ELANG KOMALASARI. 2021. PERAN SERTA KOMUNITAS SRIKANDI SUNGAI INDONESIA TASIKMALAYA DALAM PENGEMBANGAN WISATA ALAM CIPATANI DI DESA NANGGEWER KECAMATAN PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Penelitian ini memiliki latar belakang mengenai Wisata Alam Cipatani yang memanfaatkan Sungai Ci Walen sebagai salah satu daya tarik wisatanya melalui berbagai kegiatan Komunitas Srikandi Sungai Indonesia Tasikmalaya dan masyarakat. Kawasan Wisata Alam Cipatani dibuka untuk umum pada Bulan Mei 2020 yang dikelola oleh Karangtaruna bersama masyarakat. Daya tarik yang dimiliki selain sungai Ci Walen sebagai wisata air, juga memiliki pemandangan alam yang indah, vegetasi beragam dan suasana khas perdesaan. Karakteristik Wisata Alam Cipatani masih memiliki kekurangan dalam pengembangan. Tujuan dalam penelitian ini diantaranya mengetahui bentuk-bentuk peran serta Komunitas Srikandi Sungai Indonesia Tasikmalaya dalam pengembangan Wisata Alam Cipatani dan mengetahui faktor-faktor geografi yang mempengaruhi pengembangan Wisata Alam Cipatani. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner, studi dokumentasi, dan studi literatur. Populasi wilayah yaitu Dusun Nanggewer Desa Nanggewer Kecamatan Pagerageung dan populasi orang yaitu 32 orang Komunitas Srikandi Sungai Indonesia Tasikmalaya, 1.334 orang masyarakat Dusun Nanggewer dan pengunjung wisata ±250 orang/setiap pekan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan area sampling yaitu Dusun Nanggewer Desa Nanggewer, purposive sampling dengan persentase 12,5% dari populasi komunitas Srikandi Sungai Indonesia Tasikmalaya yaitu 4 orang, simple random sampling dengan persentase 2,5% dari populasi masyarakat yaitu 34 orang, dan acsidental sampling dengan persentase 10% dari populasi pengunjung yaitu 25 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif sederhana yaitu persentase (%), analisis sapta pesona pariwisata, analisis SWOT, dan analisis geografi 5W1H. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk-bentuk peran serta Komunitas Srikandi Sungai Indonesia Tasikmalaya diantaranya aktivitas Komunitas Srikandi Sungai Indonesia Tasikmalaya dan aktivitas masyarakat. Faktor-faktor geografi yang mempengaruhi pengembangan diantaranya faktor fisik meliputi kondisi air Sungai Ci Walen, panorama alam, vegetasi, serta faktor non fisik meliputi sarana dan prasarana, promosi wisata, manajemen pengelolaan, dan dukungan pemerintah. Kata Kunci : Peran Serta Komunitas, Pengembangan, Wisata Alam Cipatani.} }