@thesis{thesis, author={PUTRI CITRA SEKAR}, title ={HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PRAKTIK IBU DALAM PEMBERIAN MAKANAN PADA BALITA STUNTING USIA 24-59 BULAN DI KELURAHAN CIHERANG KECAMATAN CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2022}, year={2023}, url={http://repositori.unsil.ac.id/9293/}, abstract={FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA PRODI KESEHATAN MASYARAKAT PEMINATAN PROMOSI KESEHATAN 2023 ABSTRAK CITRA SEKAR PUTRI HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PRAKTIK IBU DALAM PEMBERIAN MAKANAN PADA BALITA STUNTING USIA 24-59 BULAN DI KELURAHAN CIHERANG KECAMATAN CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2022 Latar Belakang: Pada_tahun 2021, kasus stunting di Provinsi Jawa Barat yaitu sebesar 24,5%. Salah satu daerah prevalensi kejadian stunting cukup tinggi di Jawa Barat yaitu Kota Tasikmalaya. Prevalensi stunting Kota Tasikmalaya pada tahun 2021 berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yaitu sebesar 28,9%. Kelurahan Ciherang merupakan kelurahan yang memiliki prevalensi stunting tinggi di wilayah Puskesmas Cibeureum yaitu sebesar 26,1% yang tervalidasi stunting (2022). Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan praktik ibu dalam pemberian makanan pada balita stunting usia 24-59 bulan di Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya Tahun 2022. Metode: Metode survei adalah survei cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 45 orang ibu yang memiliki balita stunting. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara variabel pengetahuan (p=0,004; OR=9,000) dan sikap (p=0,033; OR=5,175) dengan praktik ibu dalam pemberian makanan pada balita stunting usia 24-59 bulan. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dengan praktik ibu dalam pemberian makanan pada balita stunting usia 24-59 bulan di Kelurahan Ciherang Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya Tahun 2022. Ada hubungan antara sikap dengan praktik ibu dalam pemberian makanan pada balita stunting usia 24-59 bulan di Kelurahan Ciherang Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya Tahun 2022. Saran: Diharapkan ibu balita rutin datang ke posyandu dan konsultasi kepada tenaga kesehatan yang bertugas di posyandu agar mendapatkan informasi lebih terkait praktik pemberian makanan pada balita. Kata Kunci: Praktik ibu dalam pemberian makanan pada balita stunting, Pengetahuan, Sikap} }