@thesis{thesis, author={Aldila Neisya}, title ={Penerapan Metode DMAIC dan Six Sigma Sebagai Upaya Perbaikan Kualitas Menggunakan FMEA}, year={2018}, url={}, abstract={Pipa merupakan salah satu kebutuhan yang banyak digunakan oleh manusia sehari-hari. Pipa biasa digunakan sebagai saluran air, baik digunakan oleh individu maupun digunakan dalam cakupan luas. Konsumen yang kritis dalam penggunaan produk, akan membutuhkan kualitas yang tinggi dari produk. Sehingga, perusahaan penghasil produk yang ingin bertahan dalam persaingan, terutama dalam menghadapi era globalisasi diharuskan untuk memperhatikan kualitas produk secara terus-menerus, menjaga kestabilan dan memperbaiki kekurangan pada proses produksi yang berlangsung di lantai produksi. PT. XYZ merupakan perusahaan swasta yang bergerak dalam industri produk pipa. Perusahaan ini tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan kecacatan produk yang dialami selama produksi. Pada PT. XYZ diperoleh kecacatan pipa yang mempengaruhi kualitas pipa di antaranya cacat pipa tergores, diameter tidak sesuai, potongan tidak sempurna, pipa tidak lurus. Metode DMAIC dan Six Sigma merupakan metode yang digunakan oleh perusahaan sebagai upaya untuk mengetahui jenis kecacatan pada produk yang dapat diukur serta melakukan upaya-upaya perbaikan untuk mengurangi tingkat kecacatan produk menggunakan FMEA agar diketahui penyebab terjadinya kecacatan produk, serta menentukan penyebab utama kecacatan untuk dilakukan prioritas perbaikan. Pada FMEA diketahui bahwa kegagalan potensial terbesar dengan nilai RPN sebesar 252 ditemukan pada cacat pipa tergores.} }