A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ALAMSYAH }, title ={RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENANGANAN SURAT : STUDI KASUS DINAS KEHUTANAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG}, year={2018}, url={}, abstract={Dinas Kehutanan adalah Instansi yang memberikan pelayanan perizinan masalah Hutan Kawasan maupun Industri Kayu yang ada diwilayah Provinsi Kepulauan Bangka belitung. Dan melakukan sosialisasi tentang kehutanan kepada masyarakat umumnya.Proses ini masyarakat maupun perusahaan swasta yang bergerak di bidang kehutanan harus berkoordinasi tata cara perizinan mengenai wilayah hutan ini pada dinas Kehutanan. Hal ini dalam berkoordinasi pemberitahuan ataupun penyampaian agar melalui surat yang akan ditunjukan kepada pimpinan dan diserahkan ke bagian tata usaha untuk di masukan sebagai laporan surat yang ada . Proses pencatatan dan laporan yang dilakukan pada dinas kehutanan sampai saat ini masih bersifat manual. Oleh karena itu, sering terjadi kesalahan-kesalahan dalam melaksanakan proses-proses penerima data transaksi surat. Diantaranya sering terjadi kesalahan dalam penerima surat ke bagian, keterlambatan proses transaksi surat yang dirasakan terlalu lama, dan belum adanya sistem yang terkomputerisasi yang membuat proses pengolahan dan penerima surat transaksi menjadi tidak teratur, tidak efektif dan efisien. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka diperlukan suatu sistem komputerisasi Penanganan Surat yang sangat sesuai untuk mendukung kemajuan dan perkembangan Teknologi. Sehingga dapat mengatasi permasalahan atau kendala pada sistem yang berjalan saat ini. Dengan memanfaatkan sistem komputerisasi yang diusulkan ini secara baik dan benar, kemungkinan pengawasan atau kontrol terhadap Penanganan Surat menjadi lebih mudah.} }