@thesis{thesis, author={Kusumawardani Silvya Oktavia}, title ={Uji Mikrobiologi Minuman Sari Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dengan pewarna alami Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Pada Suhu yang Berbeda Selama Penyimpanan}, year={2019}, url={http://repository.bakrie.ac.id/3070/}, abstract={Produk minuman sari buah jeruk nipis dengan pewarna alami bunga telang merupakan produk minuman dalam kemasan botol plastik yang terbuat dari air, gula, sereh, jeruk nipis, biji chia, dan bunga telang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah mikroba yang ada pada produk yang disimpan di suhu yang berbeda (Suhu ±40C, ±270C dan ±370C) selama penyimpanan 0 hingga 12 hari. Parameter pengujian yang dilakukan yaitu analisis mikrobiologi (Angka Lempeng Total dan Angka Kapang Khamir) dan analisis fisikokimia (total padatan terlarut, warna, dan nilai pH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Angka Lempeng Total sebesar 2,01 log cfu/ml hingga 6,29 log cfu/ml dan menyatakan bahwa produk masih layak disimpan hingga 6 hari pada penyimpanan di suhu 40C, sementara di suhu 270C dan 370C hanya sampai 3 hari. Nilai Angka Kapang Khamir sebesar 1,41 log cfu/ml hingga 6,71 log cfu/ml dan menyatakan bahwa produk masih layak disimpan sampai 3 hari di penyimpanan suhu 40C, 270C dan 370C. Nilai °Brix memiliki nilai berkisar antara 9°Brix hingga 10,2°Brix. Nilai pH memiliki nilai antara 3,17 hingga 3,59. Penyimpanan di suhu 40C menghasilkan Nilai ?E terkecil yaitu sebesar 0,71 hingga 1,2. Penyimpanan di suhu 40C merupakan kondisi yang paling baik untuk menyimpan produk ini karena memiliki masa simpan yang lebih panjang dibandingkan penyimpanan di suhu 270C dan 370C.} }