@thesis{thesis, author={Novia Ayu}, title ={ANALISIS RESEPSI SUBSCRIBER QORYGORE PADA KONTEN YOUTUBE EDISI: TERCYDUK KIDS JAMAN NOW #BOCAHBARBAR}, year={2020}, url={http://repository.bakrie.ac.id/3256/}, abstract={Munculnya media baru yang selalu mengikuti perkembangan zaman untuk turun andil dalam fitur yang dapat memenuhi keinginan penonton, apalagi menjadi penonton setia. Salah satu media sosial yang marak dijumpai oleh khalayak yaitu Youtube. Youtube merupakan salah satu aplikasi atau situs web untuk menonton semua hal yang ada di penjuru dunia, muali dari vlog, gamming dan music. Salah satu yang paling terkenal dan banyak diperbincangkan oleh masyarakat untuk menjadi hiburan mereka yaitu vlog video reaction. Dimana video reaction ini mengupas seluk beluk video reaction yang bernama Qorygore. Qorygore melupakan salah satu pencetus video reaction yang merupakan video berisi tentang penyimpangan atau sex education, tetapi dikemas dalam bentuk komedi. Begitu banyak video yang ditayangkan secara tidak pantas dan perkataan kasar terhadap reaction Qorygore. Hal ini tentu saja menonjolkan aspek-aspek resepsi mereka yang dapat memancing hasrap resepsi penonton qorygore. Terlepas dari peranan tersebut, banyak yang beberi komentar negative yang mengacu kepada kata kasar dan tidak senonoh. Penelitian ini dilator belakangi oleh creator dan penerima yang dilakukan oleh khalayak selaku penonton. Yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan penonton terhadap konten penyimpangan anak dibawah umur. Pendekatan dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan analisis resepsi milik Stuart Hall untuk mengetahui posisi decoding pada keempat Narasumber.dari hasil penelitian yang didapatkan terdapat 2 narasumber dengan soisi dominant hegemonic yaitu narasumber yang menerima pesan tanpa adanya penolakan. Kemudian satu narasumber yang berada pada posisi negotiated position. Yang artinya subscriber memahami namun tidak seutuhnya diterima. Kemudian yang terakhir opposition position yaitu narasumber yang menerima dan mengerti akan kode yang disampaikan namun al hasil subscriber menolak seutuhnya pesan yang berisi konten berkata kasar dan tidak senonoh.} }