@thesis{thesis, author={Ekawati Siti Nabila}, title ={Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Proyek Konstruksi Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Transportasi Berbasis Rel)}, year={2023}, url={http://repository.bakrie.ac.id/7119/}, abstract={Pandemi Covid-19 yang pertama kali muncul di Indonesia pada awal Maret 2020 lalu memberikan dampak yang begitu besar, terutama di bidang ekonomi. Sektor jasa konstruksi yang merupakan bagian dari sektor ekonomi juga terkena dampak pandemi COVID-19. Unsur pekerjaan konstruksi yaitu material, pengrajin, peralatan, transportasi, waktu dan mobilitas, terkait langsung dengan pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi pelaksanaan program kesehatan dan keselamatan kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan unsur terpenting dalam konstruksi. K3 sangat berpengaruh dalam tingkat kecelakaan dan tingkat keparahan cedera yang terjadi. Masalah K3 di masa pandemi Covid-19 menjadi lebih serius dibandingkan sebelum pandemi, karena pihak proyek harus merevisi modul K3 sebelumnya menjadi modul yang sesuai standart Covid-19 sesuai anjuran pemerintah. Hal ini sangat berpengaruh besar terhadap proyek konsruksi dan tentu saja proteksi kesehatan jauh lebih ketat dari sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja dimasa pandemi Covid-19 pada proyek pembangunan transportasi berbasis rel, menganalisis penilaian risiko keselamatan dan kesehatan kerja dimasa pandemi Covid-19 pada proyek pembangunan transportasi berbasis rel dan menganalisis persepsi para pekerja mengenai penilaian risiko keselmatan dan kesehatan kerja dimasa pandemi Covid-19 pada proyek pembangunan transportasi berbasis rel. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner penelitian, observasi dan wawancara data tersebut termasuk dalam data primer, data sekunder yaitu IPBR (HIRARCT). Alat bantu yang digunakan peneliti untuk mengolah data yaitu program SPSS untuk melakukan uji data, menganalisis kuesioner, serta analisis persepsi para pekerja. Penelitian ini menganalisis 15 item pekerjaan dengan 59 potensi bahaya yang terjadi pada proyek penelitian.} }