@thesis{thesis, author={Janryo Charaka Dianka}, title ={RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENGUMPULAN DANA BERBASIS WEBSITE (E-DONATE) DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE DAN LARAVEL FRAMEWORK}, year={2023}, url={http://repository.bakrie.ac.id/8496/}, abstract={Sistem informasi donasi telah menjadi elemen penting dalam pengelolaan dana amal dan menyediakan platform untuk masyarakat yang ingin menyumbangkan dana untuk tujuan sosial atau kemanusiaan. Namun, beberapa organisasi atau lembaga amal masih menghadapi tantangan dalam mengelola donasi secara efisien, seperti kesulitan dalam melacak sumber dana dan alokasi penggunaannya, serta kurangnya transparansi dalam pelaporan keuangan kepada para donatur. Skripsi ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi donasi yang efisien dan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana amal. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode pengembangan perangkat lunak prototype yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Penelitian ini juga akan menggunakan wawancara dan survei untuk mengumpulkan data dari organisasi atau lembaga amal yang berpartisipasi dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan dan pengembangan sistem informasi donasi berbasis web dengan menggunakan framework Laravel terbaru yang memungkinkan donatur untuk menyumbangkan dana melalui platform yang mudah digunakan. Sistem ini juga akan dilengkapi dengan fitur pelaporan keuangan yang transparan dan mudah diakses oleh para donatur, sehingga mereka dapat memantau penggunaan dana donasi secara real-time. Selain itu, sistem ini juga akan memberikan kemudahan bagi pengelola amal dalam melacak dan mengelola dana donasi, serta menghasilkan laporan keuangan yang lengkap dan akurat. Diharapkan bahwa implementasi sistem informasi donasi ini akan membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan dana amal, meningkatkan transparansi dalam pelaporan keuangan, dan memperkuat kepercayaan donatur terhadap organisasi atau lembaga amal. Sistem ini juga dapat dijadikan sebagai contoh bagaimana teknologi informasi dapat digunakan untuk mendukung dan memperkuat sektor sosial dan kemanusiaan dalam upaya mereka untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.} }