@thesis{thesis, author={Arifin Muhammad Risal}, title ={Pemanfaatan Perangkat Pembelajaran DIgital Bagi Literasi Pemilih Disabilitas: Studi Kasus DIGI-EDVOT Pada Pemilu 2024}, year={2024}, url={http://repository.bakrie.ac.id/9014/}, abstract={Penyelenggaraan pemilu pada dasarnya merupakan perwujudan kedaulatan rakyat untuk menghasilkan pemerintahan yang demokratis. Partisipasi masyarakat, termasuk partisipasi penyandang disabilitas, merupakan salah satu indikator keberhasilan pemilu. Namun aksesibilitas informasi menjadi salah satu kendala yang dihadapi pemilih disabilitas dalam mengakses dan menerima informasi pemilu. Sementara itu menjadi agenda penting dalam pemilu inklusif untuk memberikan dan meningkatkan literasi politik bagi penyandang disabilitas agar memiliki pengetahuan yang memadai mengenai penyelenggaraan pemilu, sehingga tidak terjadi kesenjangan pengetahuan pemilu, penyandang disabilitas yang tidak memberikan hak pilihnya akibat kurangnya pemahaman terhadap proses pemungutan suara, atau penyandang disabilitas yang hanya menggugurkan kewajibannya dengan memberikan suaranya secara cuma-cuma kepada peserta pemilu yang tidak dikenalnya. Seiring berkembangnya teknologi digital telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk aspek pendidikan. Lahirnya pembelajaran digital kini semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses segala bentuk informasi, pembelajaran, dan/atau pengetahuan. Oleh karena itu, melalui penelitian ini berupaya menghadirkan gagasan inovatif mengenai pembelajaran digital di bidang politik bagi penyandang disabilitas yang diberi nama DIGI-EDVOT (Digital Learning for Disabled Young Voters). DIGI-EDVOT merupakan inovasi pembelajaran digital yang berfokus pada pendidikan politik disabilitas, yang berisi informasi lengkap mengenai pemilu seperti mekanisme, hak pemilih penyandang disabilitas, perlindungan hukum, dan informasi lainnya. DIGI-EDVOT diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi penyandang disabilitas akibat minimnya informasi pemilu yang mereka terima dan tidak aksesibelnya informasi pemilu. DIGI-EDVOT juga diharapkan dapat menjadi peluang emas untuk menciptakan political socialization yang merupakan pendidikan politik berbasis digital, serta menjadi kontribusi inovatif dalam mewujudkan pemilu 2024 yang lebih inklusif.} }