A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Ira and Irwanda Dikky}, title ={LKP : Implementasi Bandwidth Manajemen Untuk Jaringan Pada Badan Kepegawaian Daerah Lamongan Menggunakan Mikrotik}, year={2014}, url={https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/1297/}, abstract={Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lamongan, merupakan Instansi Pemerintah Daerah Lamongan yang memiliki tugas pokok melaksanankan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah yang bersifat spesifik di bidang kepegawaian daerah berdasarkan peraturan Daerah Kabupaten Lamongan tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah dan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Lamongan. Badan Kepegawaian Daerah Memiliki tugas untuk melayani masyarakat terutama yang penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dibidang Kepegawaian dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Sebagai Satuan Kerja Pemerintahan Daerah BKD selalu memberikan fasilitas-fasilitas yang terbaik pada pegawainya guna tercapainya pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat salah satunya dengan Bandwidh manajemen pada Local Area Network BKD. Oleh sebab itu untuk mendukung peningkatan kualitas kerja pegawai BKD Lamongan dibutuhkan bandwidh manajemen sehingga komputer atau host yang mengakses internet akan tetap stabil dan lancar meskipun komputer atau host mengakses internet secara bersamaan. Faktor penting yang diperlukan untuk membangun suatu bandwidh manajemen adalah router mikrotik yang diimplementasikan pada suatu topologi jaringan komputer. Cara kerja dari Bandwidh manajemen mikrotik adalah melakukan pembagian lebar jalur bandwidh kepada PC atau host sehingga dengan limit bandwidh yang diberikan tidak mengganggu PC atau host yang lainnya dalam mengakses data. Dari hasil percobaan yang dilakukan ketika mengimplementasikan Bandwidh manajemen, setiap user mendapat limit bandwith yang sama sehingga user dapat mengakses data dengan lancar dan stabil meskipun banyak user yang mengaksesnya secara bersamaan. Adapun kendala yang dihadapi yakni kurangnya pengalaman atau kemampuan dalam mensetting MikrotikOS.} }