A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Mochammad and Tony and Wijaya Andy}, title ={TA : Rancang Bangun Sistem Informasi Perencanaan Persediaan Barang}, year={2013}, url={https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/1576/}, abstract={Sebagai perusahaan yang berperan sebagai distributor barang, manajemen persediaan yang baik merupakan salah satu faktor yang penting untuk keberhasilan perusahaan. Distributor harus memiliki manajemen persediaan yang baik untuk dapat memenuhi permintaan dari pelanggannya. Masalah yang sering terjadi apabila tidak ada manajemen persediaan yang baik adalah perusahaan akan mengalami kekurangan atau kelebihan persediaan sehingga mengalami kerugian. Permasalahan yang terjadi disebabkan karena jumlah permintaan pelanggan yang tidak menentu, sehingga perusahaan mengalami kesulitan dalam menentukan stok minimum tiap barang, menentukan waktu pemesanan kembali, dan menentukan berapa jumlah pesanan barang yang sesuai. Untuk dapat mengatasi permasalahan yang terjadi, maka perusahaan membutuhkan suatu sistem perencanaan persediaan barang yang dapat menentukan stok minimum, waktu pemesanan kembali dan jumlah pemesanan yang optimal. Solusi yang dilakukan adalah membuat sistem informasi perencanaan persediaan barang menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Dengan metode EOQ, maka dapat ditentukan jumlah pemesanan yang optimal dan meminimumkan biaya penyimpanan dan pemesanan barang, dan reorder point sebagai acuan bagi perusahaan untuk mengetahui kapan harus memesan barang. Berdasarkan uji coba yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa sistem dapat memenuhi kebutuhan antara lain aplikasi dapat menghasilkan output yang dapat digunakan sebagai acuan bagi perusahaan dalam melakukan pemesanan barang persediaan.} }