A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Darwin Yuwono and Muh. and Pratama I Gede Yudha}, title ={TA : Penciptaan Buku Pop-up Mesatua Bali Berjudul "I Lubdhaka" Dengan Teknik Pull Tab Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Tradisional}, year={2015}, url={https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/1665/}, abstract={Mesatua Bali merupakan tradisi mendongeng yang dilakukan para orang tua pada anak-anak. Namun, saat ini budaya Mesatua Bali semakin bergeser karena pengaruh budaya asing dan bahkan sangat jarang ditemukan masyarakat yang menerapkan budaya Masatua Bali. Oleh Karena itu penelitian ini bertujuan untuk menciptakan buku pop-up Mesatua Bali berjudul I Lubdhaka dengan teknik pull tab sebagai upaya pelestarian budaya tradisional.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi serta studi pustaka untuk memenuhi kebutuhan data yang digunakan sebagai bahan pembuatan konsep penciptaan buku pop-up Mesatua Bali. Melalui analisi data yang dilakukan diperoleh beberapa kata kunci yang mampu mendukung strategi kreatif dalam penciptaan buku pop-upMesatua Baliuntuk mecapai sasaran target audiens. Dari analisi data, di temukan konsep atau keyword penciptaan buku pop-up Mesatua Bali yaitu "Swadharma". Deskripsi konsep "Swadharma" yang memiliki definisi berupa sifat (sesuatu) yang diwajibkan; sesuatu yang harus dilaksanakan, akan memberikan kesadaran dan ketertarikan kepada anak-anak untuk memiliki kewajiban menjaga dan melestarian budaya tradisonal.} }