A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Bimantara Ngurah Kukuh and Karsam and Thomas Hanandry }, title ={TA : Pembuatan Film Animasi 3D Dengan Background Matte Painting Tentang Anak Pecandu Video Game}, year={2016}, url={https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/1687/}, abstract={Tujuan yang dicapai dalam Tugas Akhir ini adalah membuat film animasi 3D tentang anak pecandu video game guna memberi hiburan sekaligus mengedukasi masyarakat Indonesia terutama para pelajar. Hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pelajar Indonesia yang menjadi pecandu video game. Semakin banyaknya pelajar yang menjadi pecandu video game dapat mengakibatkan kurangnya sikap tanggung jawab sebagai pelajar. Sehingga dikhawatirkan generasi muda Indonesia akan menomorduakan pendidikan dibanding video game. Metodologi yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah metodologi kualitatif yang dilakukan melalui beberapa riset yang bersifat deskriptif di lokasi pecandu video game. Maka alur cerita film ini disesuaikan dengan kebiasaan maupun attitude seorang maniak video game. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menghindari kebiasaan dan bersikap layaknya pecandu video game. Animasi 3D dipilih sebagai media penyampaian kepada masyarakat karena animasi 3D masih belum banyak dibuat di indonesia, sehingga diharapkan menjadi media yang fresh dan menarik bagi masyarakat. Dengan dibuatnya film animasi ini diharapkan dapat memberikan suatu media baru bagi pelajar Indonesia untuk lebih mawas diri dan bijaksana saat bermain video game.} }