A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Darmanto I Made Budi and Julianto and Sulistiowati },
title ={TA : Rancang Bangun Aplikasi Analisis Kelayakan Pendirian Indomaret Dengan Metode Analytical Hierarchy Process dan Graphic Rating Scale Pada CV. Sigma Sukses Kreasi},
year={2016},
url={https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/1714/},
abstract={CV. Sigma Sukses Kreasi merupakan badan usaha di bidang jasa konsultan yang akan melakukan kegiatan kajian sosial ekonomi untuk pendirian Indomaret. Namun dalam penerapannya masih banyak kekurangan. Pada proses pengolahan data masih sangat lambat, selain itu proses analisis penentuan rekomendasi masih bersifat spekulatif, sehingga rekomendasi yang dihasilkan tidak komprehensif dan konsisten.
Untuk itu maka dibutuhkan aplikasi dengan metode perhitungan yang dapat memperbaiki proses penentuan rekomendasi tersebut. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk memberikan bobot pada kriteria-kriteria yang ditentukan dalam analisis kelayakan. Selanjutnya, bobot kriteria tersebut akan digunakan dalam penilaian data kuesioner menggunakan metode Graphic Rating Scale (GRS), sehingga menghasilkan nilai kelayakan pendirian Indomaret.
Berdasarkan hasil uji coba aplikasi ini dapat menentukan kelayakan pendirian Indomaret, khususnya pada studi kasus Indomaret Dharmawangsa. Selain itu, berdasarkan hasil uji coba, aplikasi ini dapat membantu proses pengolahan data menjadi lebih cepat, serta proses penentuan rekomendasi kelayakan menjadi lebih komprehensif dan konsisten.}
}