A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Arif Budiman and Henry Bambang and M.J. Dewiyani },
title ={TA : Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Dan Evaluasi Kinerja Mesin Pada Pkis Sekar Tanjung},
year={2013},
url={https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/604/},
abstract={Dalam upaya untuk menaikkan kapasitas produksinya PKIS Sekar Tanjung harus memiliki informasi tentang kinerja mesin yang dimilikinya. informasi tersebut sampai saat ini belum dapat diperoleh karena keterbatasan pencatatan data yang belum memadai. Akibatnya, informasi yang dihasilkan tidak dapat memonitor dan mengevaluasi kinerja masing-masing mesin, serta tidak dapat dilihat secara langsung oleh manajer.
Berdasarkan permasalahan diatas penulis mengusulkan Sistem Informasi Monitoring & Evaluasi Kinerja mesin. Penulis menggunakan metode Capacity Utilization Time & Efficiency (CUTE) untuk mengolah data kinerja mesin yang berasal dari inputan logsheet operator. Data yang sudah diolah akan menjadi sumber data untuk membuat laporan monitoring dan evaluasi kinerja mesin.
Dengan adanya Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Kinerja Mesin ini, manajer dapat lebih mudah dalam memonitor dan mengevaluasi kinerja masing-masing mesin. Sistem ini menghasilkan laporan tentang evaluasi kinerja mesin, laporan output product, laporan problem, dan monitoring kinerja masing-masing mesin yang berupa grafik dan tabel yang dapat di drilldown ke level yang lebih spesifik. Dengan demikian manajer dapat mengidentifikasi permasalah mesin secara tepat dan lebih terarah.}
}