A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Aditya and Soetam Rizky and Tutut }, title ={TA : Sistem Informasi Penentuan Rute Patroli dengan Metode Algoritma Genetika}, year={2007}, url={https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/6431/}, abstract={Dalam menentukan rute patroli sering menjadi kendala pada Satuan SAMAPTA Polwiltabes Surabaya. Faktor banyaknya kejadian di jalan sering menjadi kendala dalam menetukan rute patroli yang optimal. Untuk membantu menentukan rute patroli perlu adanya sistem optimasi rute patroli yang mengatasi permasalahan diatas. Dalam tugas Akhir ini akaan merancang sistem penentuan rute patroli dengan menggunakan metode algoritma genetika pada SAMAPTA Polwiltabes Surabaya. Algoritma genetika merupakan suatu metode yang menggunakan seleksi alam yang merupakan bagian utama dari prinsip evolusi sebagai dasar pemikiran untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Prinsip ini dikemukakan oleh Charles Darwin, dimana tanpa menghiraukan prinsip dasar penurunan sifat, Darwin mengemukakan penggabungan kualitas induk pada generasi berikutnya, disamping itu bahwa individu yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya akan mempunyai kesempatan hidup yang lebih besar. Berdasarkan hasil simulasi yang telah dilakukan pada Tugas Akhir ini dengan menggunakan data detail kejadian pada tahun 2006 dengan menggunakan one-point crosssover, mutasi, generasi sebesar 30 dan populasi sebesar 30 diperoleh solusi terbaik dari kasus optimalisasi rute patroli. Hasil nilai fitness yang diperoleh sebesar 6,025 dengan probabilitas mutasi 10% dan probabilitas crossover 45% untuk jumlah generasi 30 dan individu 30 pada 1 populasi.} }