A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Erwin and Fadhli Dzil Ikhram Isvianto and I Gusti Ngurah Alit Widana }, title ={TA : Rancang Bangun Workflow Layanan Administrasi Akademik di Universitas Dinamika}, year={2022}, url={https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/6787/}, abstract={Universitas Dinamika memiliki bagian yang berfungsi sebagai tempat mahasiswa untuk melakukan pengajuan yang berhubungan dengan akademik maupun non-akademik, yaitu bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (AAK) yang memiliki layanan pengajuan yang terdiri dari dispensasi sakit, yudisium, cuti/Berhenti Studi Sementara (BSS), dan Berhenti Studi Tetap (BST). Berdasarkan kuesioner I yang telah disebar ke mahasiswa Universitas Dinamika dengan jumlah responden sebanyak 30 orang, didapati indeks kepuasan mahasiswa sebesar 78% dengan workflow pengajuan layanan AAK sekarang. Disisi lain 84% mahasiswa menginginkan workflow pengajuan layanan di AAK yang dapat lebih mudah, cepat, dan membantu dalam proses pengajuan, persetujuan ke pihak terkait (dosen wali, kaprodi, bagian AAK), serta informasi progres dari pengajuan dengan bantuan aplikasi yang terintegrasi dengan kampus.Maka dari hasil kuesioner diatas, dibuat rancang bangun workflow pengajuan layanan AAK yang dapat membantu mahasiswa dalam mengajukan layanan tersebut dengan metode Workflow Management System (WMS). Metode ini dipilih karena dapat membuat workflow menjadi lebih sistematis dalam pendistribusian data pengajuan, informasi progres pengajuan, dan pengisian formulir pengajuan. Setelah mengadakan kuesioner II dan demo aplikasi untuk mendapatkan data mengenai kepuasan mahasiswa terhadap rancang bangun workflow, didapati hasil indeks kepuasan sebesar 89%. Dapat disimpulkan, rancang bangun workflow ini dapat membantu menjawab kebutuhan pengembangan pada workflow pengajuan layanan di AAK yang sekarang berjalan.} }