@thesis{thesis, author={CARLES Albertus}, title ={Pandangan Gereja Katolik Dalam Menyikapi Kasus Bunuh Diri}, year={2023}, url={http://repository.iftkledalero.ac.id/1580/}, abstract={Skripsi ini bertujuan untuk (1) menjelaskan fenomena Bunuh Diri sebagai persoalan yang harus mendapatkan perhatian khusus dari berbagai pihak terutama Gereja Katolik, (2) menjelaskan pandangan Gereja dalam menyikapi kasus Bunuh Diri yang terjadi pada umat Katolik, (3) memenuhi salah satu tuntutan akademis yang mesti dilakukan untuk menyelesaikan Pendidikan Strata Satu Filsafat di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero. Metode yang dipakai dalam penulisan skripsi ini adalah metode studi kepustakaan. Metode kepustakaan adalah salah satu metode dalam penulisan karya ilmiah yang menggunakan studi pustaka sebagai acuan utama penulisan. Penulis membaca buku-buku, dokumen-dokumen Gereja dan jurnal yang berkaitan dengan Bunuh Diri. penulis berfokus pada Pandangan Gereja Dalam Menyikapi Kasus Bunuh Diri. Untuk menambah wawasan, penulis juga mendalami beberapa dokumen Gereja seperti Gaudieum et Spes, Evangelium Vitae, Pacem in Terris, dan Katekismus Gereja Katolik. Pendalaman ini bertujuan untuk menemukan pandangan Gereja tentang Bunuh Diri. Gereja melalui dokumen-dokumen dan ensiklik menyerukan tentang penghargaan terhadap martabat pribadi manusia. Gereja memegang prinsip manusia sebagai gambar dan rupa Allah. Oleh karena itu, tidak ada hak yang diberikan kepada manusia untuk menghilangkan nyawa sesamanya maupun nyawanya sendiri. Allah adalah penentu kapan hidup dimulai dan kapan waktunya akan berakhir. Gereja secara tegas melarang tindakan Bunuh Diri sebagai pengingkaran diri manusia terhadap penciptaan Allah. Penulis juga sertakan pandangan dari agama-agama lain tentang Bunuh Diri. Dan setiap agama melihat Bunuh Diri sebagai dosa karena melawan kekuasaan Allah atas hidup manusia.} }