@thesis{thesis, author={OKTAVIA Hendrika}, title ={Makna Ritual Tradisi Semana Santa di Desa Wureh Dalam Kehidupan Gereja Katolik.}, year={2023}, url={http://repository.iftkledalero.ac.id/1787/}, abstract={Semana Santa atau Hari Bae adalah ritual perayaan Pekan Suci, yang dilakukan selama tujuh hari berturut-turut oleh masyarakat Desa Wureh. Tulisan ini membahas beberapa hal penting terkait dengan Semana Santa, yaitu sejarah perayaan Semana Santa di Desa Wureh, garis besar pekan Semana Santa dan ritus-ritusnya, serta tempat-tempat rohani di Desa Wureh, dengan terlebih dahulu membahas sedikit tentang Desa Wureh. Selanjutnya, tulisan ini memberikan penafsiran mengenai proses inkulturasi budaya dalam peristiwa tersebut. Dalam menyelesaikan tulisan ini, penulis menggunakan metode analisis kualitatif atas data-data yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna dari ritus Semana Santa dalam budaya masyarakat Desa Wureh adalah sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan dan Bunda Maria atas pemeliharaan dan perlindungan selama setahun lamanya. Tradisi Semana Santa masih terus dilaksanakan, untuk melestarikan tradisi turun-temurun dari para leluhur. Alasan lain ritus ini terus dilaksanakan yaitu masyarakat ingin untuk memperkuat hubungan kekerabatan dan solidaritas di antara sesama, baik dalam kehidupan antar umat Katolik maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Tradisi Semana Santa di Desa Wureh telah mengalami inkulturasi antara kepercayaan masyarakat lokal, ajaran Gereja dan tradisi yang diwariskan oleh Bangsa Portugis. Meskipun demikian, perubahan yang muncul tidak dipermasalahkan tetapi justru dianggap sebagai hal yang memperkaya tradisi Semana Santa itu sendiri.} }