@thesis{thesis, author={HAYON Frederick Dennis}, title ={Ekoteologi Leonardo Boff dan Relevansinya bagi Penanganan Krisis Lingkungan Hidup di Indonesia.}, year={2024}, url={http://repository.iftkledalero.ac.id/2422/}, abstract={Tesis ini bertujuan untuk (1) memahami pemikiran Leonardo Boff tentang Ekoteologi, (2) mengetahui situasi krisis lingkungan hidup di Indonesia, dan (3) memahami relevansi ekoteologi Leonardo Boff dalam upaya penanganan krisis lingkungan hidup di Indonesia. Pendekatan yang dipakai dalam studi ini ialah analisis kualitatif kualitatif. Sementara pengumpulan data dibuat dengan metode studi pustaka. Penulis mengumpulkan pelbagai materi yang sesuai, menganalisisnya, dan membentuknya menjadi suatu tulisan ilmiah yang padu. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dibuat dibuat, ada beberapa kesimpulan yang bisa dibuat. Pertama, ekoteologi Leonardo Boff merupakan suatu ekoteologi pembebasan. Alam yang tertindas oleh ulah manusia mesti dibebaskan. Pembebasan itu berpuncak pada revolusi spiritual yang kemudian termanifestasi dalam tindakan manusia, sehingga setiap tindakan manusia merupakan perwujudnyataan spiritualitas yang benar yaitu mistisisme panenteisme, yakni manusia merasa menjadi bagian dari alam. Spiritualitas ini memberi respek terhadap ciptaan lain dan terhadap Allah Pencipta, sehingga rusaknya relasi antara manusia dengan alam dan dengan Pencipta karena ketidakpedulian manusia dalam mengeksploitasi alam dapat terpulihkan. Kedua, krisis lingkungan hidup di Indonesia akan semakin memburuk dari waktu ke waktu dan terancam tidak dapat dipulihkan. Data menunjukkan bahwa alam Indonesia masih belum dikelola secara tepat, sehingga kerusakan demi kerusakan terus merajalela. Kerusakan-kerusakan itu akan semakin masif dan merugikan masyarakat. Ketiga, ekoteologi Boff merupakan ekoteologi yang berbasis ajaran Gereja Katolik, sehingga pertama-tama relevan terhadap umat Katolik di Indonesia. Nilai-nilai yang ditekankan dalam ekoteologi Boff mesti ditanamkan dalam diri setiap umat Katolik, dan dari situ umat Katolik menginisiasi dialog kehidupan dan dialog aksi dengan umat beragama lain. Dengan cara inilah ekoteologi Boff relevan terhadap upaya penanganan krisis lingkungan hidup di Indonesia.} }