@thesis{thesis, author={Wijayanto R Danang Cahyo}, title ={”NUNGGAK SEMI”}, year={2019}, url={http://repository.isi-ska.ac.id/3339/}, abstract={ABSTRAK ?Nunggak Semi? karya tari R. Danang Cahyo Wijayanto terilhami dari cara berkesenian sang bunda, Mth. Sri Mulyani, salah satu tokoh tari Bedaya Ketawang di Keraton Surakarta. ?Nunggak Semi? mempunyai makna sebagai satu, menyatukan diri terhadap hal-hal yang bersifat ragawi, seimbang, dan saling melengkapi. Bentuk karya ini secara visual merujuk pada konsep bedaya, yaitu vokabuler gerak dan rasa ?seleh? pada tarian bedaya. Metode garap dari karya ini merujuk pada pengalaman pengkarya sebagai anak sekaligus seniman tari tradisi (Jawa) dan kontemporer, yaitu melihat, merasakan, dan melakukan apa yang sudah ibunda perbuat terhadap lingkungan sosialnya dan keberadaan tari Bedaya Ketawang di Keraton Surakarta. Sajian karya ?Nunggak Semi? terbagi dalam ruang kerja kesenimanan ibu, yaitu halaman sebagai wujud dharma kepada masyarakat sekitar, pendopo sebagai ruang ungkap kesetiaan abdi dalem keraton, dan kamar tamu sebagai ruang individu yang bertanggung jawab terhadap keluarga. Kata kunci: Nunggak Semi, bedaya, ruang, ruang individu.} }