@thesis{thesis, author={Paays Stevano Rico}, title ={Minimasi Waste Pada Proses Produksi Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Di PT. Mulia Jaya Mandiri (Studi Kasus Di Departemen Produksi) - Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah Dalam Bidang Teknik Industri UIN SUSKA}, year={2022}, url={http://repository.itk.ac.id/18106/}, abstract={Industri manufaktur memiliki kontribusi signifikan untuk seluruh industri nasional maupun internasional dan pada saat ini telah membawa perubahan yang berdampak luas dalam segi perekonomian. Pada penelitian ini yang bertempat di PT. Mulia Jaya Mandiri adalah perusahaan manufaktur dengan memberikan layanan jasa oil tools fabrication & repair facilities yang bertempat di kota Balikpapan. Pada departemen produksi di perusahaan PT Mulia Jaya Mandiri, masih terdapat beberapa hal yang menyebabkan pemborosan (waste) baik berupa waktu maupun penumpukan bahan baku pada lantai produksi yang menyebabkan produk cacat (defect). Maka dengan demikian memerlukan metode yang cocok untuk perusahaan agar dapat meminimalkan waste dalam memperbaiki kapasitas perusahaan. Penerapan yang sesuai adalah penerapan 5S dengan prinsip lean manufacturing. Maka dari itu, agar dapat mengidentifikasi terhadap semua waste yang ada pada proses produksi dan mencari penyebab permasalahan yang membuat adanya waste, serta menggunakan metode Root Cause Analysis dan selanjutnya membuat penerapan 5S yang menjadi usulan pada perusahaan. Metode 5S ini akan membantu area kerja menjadi lebih tertata dan terawat dengan baik sehingga dapat mengurangi pemborosan di area kerja. Hasil yang didapatkan setelah dilakukannya observasi serta berdasarkan data perusahaan yaitu list Manufactur Defect Rate yang berupa data produk defect dari hasil produksi di lantai produksi, didapatkan waste yang terjadi di lantai produksi yaitu berupa waste product defect, waste transportation, dan waste waiting. Dari hasil yang sudah didapatkan dan diolah, maka dibuat penerapan 5S dengan prinsip lean manufacturing di lantai produksi yang menghasilkan rekomendasi usulan dengan penerapan 5S yang terdiri dari seiri (ringkas) dengan membuat SOP pada ruang penyimpanan material dan membuat label pada rak penyimpanan material, seiton (rapi) dengan membuat display proses pembubutan serta membuat laporan pemeliharaan mesin, seiso (resik) dengan membuat checklist outgoing material dan membuat rekomendasi layout usulan, vii seiketsu (rawat) dengan membuat checklist outgoing material serta membuat jadwal produksi produk rework dan shitsuke (rajin) dengan membuat checklist outgoing material dan membuat penataan ulang pada tempat penyimpanan material sesuai penerapan 5S. Kata Kunci : Defect, Lean Manufacturing, Penerapan 5S, Waste} }