@thesis{thesis, author={Ramadhan Muhammad Fachri Wahyudi}, title ={Pengaruh Perubahan Tinggi Muka Air Terhadap Stabilitas Tebing Sungai Dondang Dengan Perkuatan Sheet Pile Di Lokasi Proyek BLC2 PT.Kutai Energi}, year={2022}, url={http://repository.itk.ac.id/18562/}, abstract={Pada studi kasus laporan tugas akhir ini, kondisi tanah mengalami kelongsoran. Hal ini mengakibatkan kapal tongkang tidak dapat bersandar dan konveyor tidak dapat digunakan. Penyebab tanah mengalami kelongsoran adalah adanya pengaruh air sungai yang mengakibatkan tanah menjadi tidak stabil. Air sungai yang mengalami perubahan tinggi muka air menciptakan gerusan yang terjadi pada lereng. Bobot atau berat tanah pada lereng pun bertambah akibat dari adanya pengaruh air sungai, sehingga tanah yang mengandung banyak air menjadikan tanah jenuh dan tidak stabil. Menurut penulis, sheet pile adalah solusi untuk mengatasi permasalahan kelongsoran yang terjadi pada lereng sungai Dondang. Maka dari itu tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui bagaimana spesifikasi sheet pile dan kedalaman pemancangan yang aman untuk penanggulangan longsor pada proyek BLC2 PT.Kutai Energi dan mengetahui bagaimana angka keamanan lereng sebelum dan sesudah diberikan perkuatan dengan adanya pengaruh elevasi muka air sungai. Metode yang digunakan adalah metode ujung bebas ( Free and Method ) dalam merencanakan sheet pile dan memastikan bahwa stabilitas sheet pile memiliki nilai crack momen yang lebih kecil dari nilai crack ijin. Prosedur penelitiannya yaitu melakukan pengumpulan data berupa data sondir, bondir dan elevasi muka air sungai. Elevasi muka air sungai dibedakan menjadi 2 skenario yaitu skenario 1 adalah elevasi muka air sungai normal, sedangkan skenario 2 adalah elevasi muka air banjir. Analisis lereng sebelum adanya perkuatan dilakukan untuk mendapatkan angka keamanan lereng sebelum adanya perkuatan. Ketika hasil analisis lereng menyatakan lereng tidak stabil, maka dilakukan perencanaan sheet pile. Perencanaan sheet pile dilakukan untuk mendapatkan nilai kedalaman pemancangan, diameter angker yang digunakan, dan nilai crack momen sheet pile. Jika crack momen sudah aman, maka sheet pile dapat diaplikasikan ke lereng sungai. Dengan adanya sheet pile, dilakukan analisis kembali terhadap lereng sungai untuk melihat perubahan angka keamanan lereng tersebut. Adapun hasil dari penelitian diperoleh jenis sheet pile yang digunakan berupa Corrugated Concrete Sheet Piles W-400 Class A dengan kedalaman pemancangan berturut-turut pada skenario 1 dan 2 adalah 13,46 m dan 15,93. Kemudian angka keamanan dari hasil analisis lereng sungai sebelum diberikan perkuatan pada skenario 1 dan 2 berturut-turut adalah 1,418 dan 1,125. Lalu dengan adanya perkuatan lereng berupa sheet pile diperoleh angka kemanan lereng sungai pada skenario 1 dan 2 berturut-turut adalah 1,603 dan 1,741. Jadi dapat disimpulkan sheet pile yang digunakan mampu menahan tanah dan air disekitarnya.} }