@thesis{thesis, author={Mohammad Ardhegdo}, title ={Unjuk Kerja Mesin Diesel Yanmar TF 85 MLYS Menggunakan Kombinasi Bahan Bakar Solar dan Minyak Jelantah dengan Variasi Temperatur Bahan Bakar}, year={2022}, url={http://repository.itk.ac.id/18569/}, abstract={Pada era modern saat ini penggunaan bahan bakar fosil semakin meningkat, sedangkan cadangan minyak dunia semakin menipis. Berdasarkan hal tersebut, penggunaan bahan bakar yang dapat diperbarui perlu ditingkatkan, salah satunya yaitu biodiesel minyak jelantah. Pada penelitian ini akan dilakukan uji eksperimental dengan menggunakan campuran bahan bakar biodiesel minyak jelantah. Sebelum dilakukan pengujian, bahan bakar akan diuji nilai viskositas dan densitasnya pada suhu ruangan dan suhu 600C, dengan nilai yang didapatkan yaitu nilai tertinggi dari densitas terdapat pada bahan bakar B50 dengan suhu ruangan yaitu 0.854 gr/ml, sedangkan densitas terendah terdapat pada bahan bakar Solar dengan suhu 600C yaitu 0.822 gr/ml, untuk nilai tertinggi viskositas terdapat pada bahan bakar B50 dengan suhu ruangan yaitu 4.89 cst, sedangkan nilai viskositas terendah terdapat pada bahan bakar Solar dengan suhu 600C yaitu 3.26 cst. Untuk hasil torsi tertinggi terdapat pada bahan bakar solar dengan suhu 600C pada putaran 1200 Rpm dengan beban 4000 watt sebesar 17.5726 N.m, sedangkan nilai torsi terkecil terdapat pada bahan bakar B50 dengan suhu ruangan pada 800 Rpm dengan beban 1000 watt sebesar 2.6839 N.m. Kemudian nilai SFC terendah terdapat pada bahan bakar B30 dengan suhu 600C pada putaran 1000 Rpm dengan beban 4000 watt yang bernilai 439.19 gr/kWh, sedangkan nilai SFC tertinggi terdapat pada bahan bakar B50 dengan suhu ruangan pada putaran 800 Rpm dengan beban 1000 watt yang bernilai 1461.83 gr/kWh. Sedangkan untuk nilai efisiensi thermal tertinggi terdapat pada bahan bakar B50 dengan suhu 600C pada putaran 1000 Rpm dengan beban 4000 watt yang bernilai 21.16%, untuk nilai efisiensi terendah terdapat pada bahan bakar B50 dengan suhu ruangan pada putaran 800 Rpm dengan beban 1000 watt yang bernilai 6.43%. Dari hasil pengujian tersebut dapat terlihat bahwa semakin rendah nilai densitas dan viskositas suatu bahan bakar maka performa mesin diesel akan meningkat secara rata-rata.} }