@thesis{thesis, author={Santoso Hajjaj Rizqulloh}, title ={Analisis Tarif Terhadap Penggunaan Bike Sharing Berdasarkan Pendekatan Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) di Kota Balikpapan (Studi Kasus Kecamatan Balikpapan Kota dan Balikpapan Selatan) - Submit Journal/Konferensi}, year={2022}, url={http://repository.itk.ac.id/18570/}, abstract={Transportasi berkelanjutan merupakan aspek keberlanjutan yang memiliki tiga komponen yang saling berhubungan, komponen tersebut yaitu masyarakat, ekonomi, dan lingkungan. Bike sharing merupakan fasilitas penyewaan sepeda yang disediakan secara umum dengan tarif penggunaan yang telah ditentukan. Bike sharing termasuk ke dalam salah satu transportasi berkelanjutan dikarenakan bike sharing mempertimbangkan aspek seperti masyarakat, ekonomi, dan lingkungan. Dengan diterapkannya bike sharing di Kota Balikpapan, diharapkan dapat mengatasi permasalahan transportasi dan mengantisipasi dampak yang diakibatkan oleh bertambahnya jumlah penduduk dan kendaraan di Kota Balikpapan. Penerapan bike sharing ini diperlukan penyesuaian tarif berdasarkan kemampuan membayar dan kemauan membayar masyarakat Kota Balikpapan. Oleh karena itu dilakukan analisis tarif terhadap penggunaan bike sharing untuk jenis sepeda kayuh dan sepeda listrik berdasarkan pendekatan Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) serta metode pembayaran yang dipakai dan analisis besar probabilitas penggunaan bike sharing untuk jenis sepeda kayuh dan sepeda listrik di Kota Balikpapan. Ability To Pay (ATP) merupakan besar kemampuan membayar pengguna untuk membayar jasa transportasi yang digunakan, sedangkan Willingness To Pay (WTP) adalah kemauan membayar pengguna memberikan bayaran atas jasa yang diterima. Perhitungan Ability To Pay (ATP) memakai metode household budget dan untuk perhitungan Willingness To Pay (WTP) memakai metode regresi logistik yang berupa model logit binomial. Hasil yang diperoleh untuk nilai ATP adalah sebesar Rp.8.488, sedangkan tarif yang diperoleh dari WTP adalah sebesar Rp.5.000 untuk jenis sepeda kayuh dan Rp.6.000 untuk jenis sepeda listrik. Besar probabilitas jenis sepeda kayuh sebesar 98,1% pada skenario satu dengan tarif sebesar Rp.5.000/jam dan metode pembayaran secara tunai, sedangkan besar probabilitas jenis sepeda listrik sebesar 97,2% pada skenario satu dengan tarif sebesar Rp.6.000/jam dan metode pembayaran secara tunai.} }