@thesis{thesis, author={Munawaroh Fitria Arwina}, title ={Evaluasi Waste dan Implementasi Lean Construction Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Balikpapan - Samarinda - Submit Journal/Konferensi}, year={2022}, url={http://repository.itk.ac.id/18671/}, abstract={Pada pelaksanaan proyek konstruksi terdapat masalah yang sering dihadapi yaitu pemborosan (waste). Menurut Lean Construction Institute, di proyek konstruksi terdapat banyak pemborosan berupa kegiatan dengan menggunakan sumber daya tetapi tidak menghasilkan nilai (non-value adding). Jika tidak diatasi, waste dapat menyebabkan masalah dan menambah biaya proyek. Dengan menghilangkan waste pada aktivitas non-value added dan menerapkan lean tools pada aktivitas value added dan essential non-value added, maka konsep lean contruction dapat diterapkan dan membawa efek positif pada proses pekerjaan selanjutnya. Pada proyek pembangunan jalan tol ini terdapat masalah berupa keterlambatan proses konstruksi yang disebabkan beberapa faktor, yaitu terkait pembebasan lahan yang menjadi masalah utama. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui variabel waste dan faktor penyebab waste yang paling sering terjadi pada proyek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Borda dan metode analisis statistif deskriptif. Metode Borda digunakan untuk mendapatkan peringkat variabel waste dan faktor penyebab waste yang paling sering terjadi, selain itu metode analisis statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui kategori penerapan lean construction pada proyek. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa variabel waste yang paling sering terjadi pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Balikpapan ? Samarinda adalah waiting (waktu menunggu) dengan perolehan bobot 0,187, dan faktor penyebab waste yang paling sering terjadi adalah cuaca tidak mendukung dengan perolehan bobot 0.074, serta teknik Lean Construction pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Balikpapan ? Samarinda masuk ke dalam kategori selalu diterapkan, dengan perolehan nilai mean variabel lean construction tools sebesar 85,4%. Kata kunci : Borda, Lean Construction, Waste} }