@thesis{thesis, author={Iryanto Andrean Julianto}, title ={Arahan Desain Lanskap Pada Pulau Derawan dalam Menghadapi Kerentanan Abrasi dengan Pendekatan Konsep Coastal Tourism - Submit Jurnal}, year={2022}, url={http://repository.itk.ac.id/18830/}, abstract={Pulau Derawan merupakan gugusan kepulauan yang tergambung kedalam Kawasan Pariwisata Kepulauan Derawan dan Maratua, mengalami ancaman terhadap bencana abrasi dengan luas penyusutan mencapai 12.60 Ha dan kemunduran garis pantai sejauh 15 meter, sehingga berdampak pada lingkungan, sosial dan ekonomi. Oleh sebab itu, penanganan terhadap abrasi menjadi penting dalam upaya mengurangi dampak yang ditimbulkan, dengan tujuan mendapatkan arahan desain lanskap Pulau Derawan sebagai upaya dalam mengurangi dampak abrasi, melalui pendekatan Coastal Tourism. Adapun dalam menentukan arahan perancangan,yakni melalui analisis tingkat kerentanan abrasi, dengan menggunakan metode Spatial Multi Criteria Analysis (SMCA) pada Software ArcGis. Analisis Indek Kesesuaian Wisata (IKW) pantai dan Analisis Tapak (Site Analysis) guna mengidentifikasi potensi dan permasalahan dan melakukan perumusan konsep Coastal Tourism Terhadap segemen prioritas. Maka didapatkan kawasan Pulau Derawan didominasi oleh tingkat kerentanang sedang hingga tinggi dengan persentase mencapai 68.75% atau seluas 22 Ha, dengan segmen 3 menjadi segmen prioritas pengembangan dengan luas mencapai 4.35 Ha. Sehingga dilakukan pengembangan bangunan pelindung pantai, berupa groin/ Breakwater dengan bentuk (I) pada kawasan zona wisata pantai dan groin/ Breakwater dengan tipe melengkung pada zona wisata satwa (Penyu), dalam upaya mereduksi arus laut dan gelombang, serta pengembangan terhadap aktivitas kepariwisataan melalui perancangan pada elemen-elemen lanskap, sesuai dengan konsep Coastal Tourism.} }