@thesis{thesis, author={Aprilyanda Santoso Putra}, title ={PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN BAKAR PERTALITE, PERTAMAX, DAN PERTAMAX TURBO PADA KENDARAAN HONDA BERTIPE SUPRA GTR 150}, year={2023}, url={http://repository.itk.ac.id/19310/}, abstract={Industri otomotif selalu menyertakan rekomendasi bahan bakar sesuai dengan mesin agar menghasilkan tenaga efektif, namun penggunaan bahan bakar dengan oktan kurang sesuai tidak dapat menghasilkan performa baik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak pemakaian bahan bakar pertalite, pertamax, pertamax turbo terhadap torsi dan daya, serta menganalisis konsekuensi temperatur uji ketiga bahan bakar pada mesin Honda Supra GTR 150cc. Selanjutnya pengujian dilakukan dengan menggunakan dynotest on chassis, lalu hasil yang diperoleh diolah menjadi bentuk grafik guna mengetahui perbandingan capaian nilai antara ketiga bahan bakar. Metode pengambilan data dilakukan secara eksperimen, data yang diperoleh pada penelitian ini meliputi torsi, daya, konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) dan temperatur mesin dari cylinder head. Pengambilan data dilakukan dengan mengoperasikan kendaraan dari 6000 rpm hingga 12000 rpm. Dengan bahan bakar pertalite menghasilkan torsi maksimum sebesar 13,32 Nm pada putaran mesin 8267 rpm sedangkan daya maksimum sebesar 13,12 kW di 10500 rpm, rata-rata konsumsi bahan bakar spesifik sebesar 0,134 kg/kWh, dan temperatur maksimal sebesar 75?C. Pengujian bahan bakar pertamax menghasilkan torsi maksimum sebesar 13,37 Nm, pada putaran mesin 8267 rpm, daya maksimum sebesar 13,26 kW di 10500 rpm, rata-rata konsumsi bahan bakar spesifik sebesar 0,126 kg/kWh, dan temperatur maksimal sebesar 77?C. Pengujian bahan bakar pertamax turbo menghasilkan torsi maksimum sebesar 13,40 Nm pada putaran mesin 8281 rpm, daya maksimum sebesar 13,36 kW di 10500 rpm, rata-rata konsumsi bahan bakar spesifik sebesar 0,116 kg/kWh, dan temperatur maksimal sebesar 80?C.} }