@thesis{thesis, author={Wibowo Yusuf}, title ={Perancangan Prototipe Sistem Monitoring Berbasis IoT pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya - Submit Journal/Konferensi}, year={2023}, url={http://repository.itk.ac.id/19324/}, abstract={Salah satu tantangan dalam penggunaan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) adalah sistem monitoring online. sistem monitoring online masih digunakan untuk PLTS skala besar, hal ini menjadi tantangan dalam pembuatan sistem monitoring skala kecil atau skala rumah. Selain itu monitoring performa PLTS secara manual tidak efisien dibandingkan dengan sistem monitoring secara online, sehingga dengan adanya sistem monitoring online tidak perlu melakukan pengukuran secara manual (Haris,2019). Penelitian ini memiliki tujuan mampu merancang dan membuat prototipe sistem monitoring arus, tegangan, daya dan suhu permukaan panel surya pada sistem PLTS berbasis internet of things. Penelitian ini juga melakukan perbandingan performa antara sistem monitoring online dengan pengukuran secara langsung. Pada sistem monitoring ini digunakan uno wifi ESP8266, sebagai pengolah data hasil pengukuran sensor arus, tegangan, suhu ke website dan aplikasi android, sehingga pengguna dapat memonitoring dari jarak jauh tanpa melakukan pengukuran manual. Penelitian ini memiliki variabel bebas yaitu suhu dan iradiasi matahari dengan variabel terikat berupa tegangan dan arus. Pada pengujian sensor, sensor arus panel surya memiliki error sebesar 0,918 %, sensor arus baterai memiliki error sebesar 0,926 %, sensor tegangan panel memiliki error sebesar 0,51 %, sensor tegangan baterai memiliki error sebesar 0,437 %, sensor suhu permukaan panel surya memiliki rata-rata persentase error sebesar 1,69 % dan sensor suhu lingkungan memiliki persentase error sebesar 0,91 %. Pada pengujian keseluruhan sistem prototipe dihubungkan dengan sistem PLTS eksisting didapatkan nilai error rata-rata yaitu sensor tegangan panel surya 2,77 %, sensor tegangan baterai 2,45 %, sensor arus panel 3,14 %, sensor arus baterai 4,27 %, sensor suhu permukaan panel surya 2,2 % dan sensor suhu lingkungan 0,94 %. Adapun jeda waktu pengiriman data minimum 15 detik dan maksimum 21 detik.} }