@thesis{thesis, author={Hutabarat Christina Juniati}, title ={PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI MATERIAL Fe2O3/GO DENGAN VARIASI RASIO MASSA}, year={2020}, url={http://repository.itk.ac.id/196/}, abstract={Penelitian mengenai logam oksida saat ini berkembang cukup pesat karna sifatnya yang ramah lingkungan, stabilitas termal, kemampuan penyerapan cahaya tampak dan kemudahan sintesis. Logam oksida Fe2O3 (hematit) merupakan semikonduktor tipe-n yang memiliki band gap ~2.2 eV yang mudah diperoleh, stabil, ramah lingkungan, dan tidak beracun. Grafena oksida (GO) sebagai matriks fungsional untuk bahan nano Fe2O3 merupakan solusi yang terbaik. Penambahan GO secara konstan pada jumlah Fe2O3 yang berbeda-beda dapat diketahui pengaruh variasi rasio massa terhadap band gap pada material Fe2O3, penelitian ini menggunakan variasi rasio massa Fe2O3/GO 4:1, 6:1, dan 8:1 yang diperoleh dengan metode in situ dengan melihat pengaruhnya terhadap band gap. Hasil pengujian UV-Vis pada nanokomposit Fe2O3/GO dengan variasi rasio massa 4:1, 6:1 dan 8:1 berturut-turut ialah 750 nm, 560 nm dan 570 nm yang kemudian diperoleh nilai band gap menggunakan Tauc Plot masing-masing rasio berturut-turut ialah 3.00 eV, 4.30 eV dan 2.50 eV. nilai band gap pada Fe2O3/GO terjadi karena interaksi Fe2O3 dengan matriks GO pada pembentukan ikatan Fe-O-C. Hasil pengujian FTIR pada nanokomposit Fe2O3/GO dengan variasi rasio massa 4:1, 6:1 dan 8:1 menunjukkan koordinasi pada gugus karena pembentukan ikatan kimia Fe-O-C. Hasil pengujian XRD pada nanokomposit Fe2O3/GO dengan variasi rasio massa 4:1, 6:1 dan 8:1 menunjukkan bahwa ketiga komposit menunjukkan puncak difraksi yang sesuai dengan pola difraksi Fe2O3 dan GO. Perbandingan Fe2O3/GO 8:1 merupakan perbandingan yang optimal karena menghasilkan band gap yang paling rendah, yaitu sebesar 2.50 eV.} }