@thesis{thesis, author={Risanti Nisa}, title ={Penentuan Premi pada Asuransi Penyakit Kritis dengan Model Multi Status Berdasarkan Hukum Mortalitas Gompertz dan Makeham -}, year={2025}, url={http://repository.itk.ac.id/22178/}, abstract={Prevalensi penyakit kritis di Indonesia tergolong tinggi, mencapai 1,5% dari total jumlah penduduk, dengan penyakit jantung bagian golongan penyakit kardiovaskular, sebagai jenis penyakit kritis yang paling umum. Di Kalimantan Timur, prevalensi penyakit jantung menempati peringkat lima besar dengan angka 1,9%. Tingginya biaya perawatan akibat dari penyakit kritis termasuk penyakit jantung, menjadi tantangan utama yang dihadapi para penderitanya. Asuransi penyakit kritis menjadi salah solusi penting dalam mengurangi dampak ekonomi dari diagnosis penyakit kritis tersebut. Dalam membuat produk asuransi penyakit kritis perlu menentukan besar preminya. Perhitungan peluang yang tepat sangat memengaruhi besarnya premi asuransi penyakit kritis, terutama yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Untuk itu, penelitian ini bertujuan menentukan premi asuransi penyakit kritis menggunakan model multi-status berdasarkan hukum mortalitas Gompertz dan Makeham, yang mampu menggambarkan dinamika mortalitas dan prevalensi penyakit yang lebih akurat. Data diperoleh dari RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, meliputi jumlah kematian dan penderita penyakit kardiovaskular berdasarkan usia dan jenis kelamin periode 2022-2024. RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo dipilih karena merupakan salah satu rumah sakit di Kalimantan Timur yang menyediakan layanan jantung terpadu. Hasil dalam penelitian ini didapatkan tingkat premi dari asuransi berjangka 10 tahun dan 5 tahun dengan model Gompertz menghasilkan tingkat premi yang lebih besar dibandingkan model Makeham. Premi asuransi meningkat seiring bertambahnya usia tertanggung dan lamanya periode asuransi, dengan laki-laki memiliki premi lebih tinggi karena tingkat mortalitas yang lebih besar.} }