@thesis{thesis, author={Hidayatullah Yudha Fayza}, title ={ANALISIS PENGARUH KEDALAMAN PEMAKANAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN, TEMPERATUR PEMOTONGAN, DAN KEAUSAN PAHAT PADA PROSES PEMBUBUTAN BAJA AISI 4340}, year={2025}, url={http://repository.itk.ac.id/22336/}, abstract={Selaras dengan adanya perkembangan pada ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan teknologi produksi juga mengalami peningkatan yang harus diseimbangi dengan kualitas produksi. Salah satu proses manufaktur yang sering dilalukan untuk menghasilkan suatu produk adalah proses permesinan dengan cara pembubutan, dimana dalam sebuah industri adalah bagian dari proses dengan memanfaatkan alat potong pada aktivitas pemotongan atau penyayatan benda kerja menjadi sesuatu yang dibutuhkan. Parameter yang digunakan dalam pembubutan antara lain kedalaman pemakanan yang dapat mempengaruhi kekasaran benda kerja. Dalam penelitian yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kedalaman pemakanan terhadap kekasaran permukaan, temperatur pahat, dan keausan pahat pada pembubutan konvensional baja AISI 4340. Variasi kedalaman pemakanan 0,3 mm, 0,4 mm, 0,5 mm, 0,6 mm, dan 0,7 mm, variasi kecepatan spindle 460 rpm dengan feeding sebesar 0,041 mm/rev dan pahat insert karbida. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu kekasaran permukaan tertinggi pada variasi kedalaman pemakanan 0,7 mm sebesasr 2,901 µm dan terendah pada kedalaman pemakanan 0,3 mm sebesar 1,605 µm. Temperatur pahat tertinggi pada variasi kedalaman pemakanan 0,7 mm sebesar 119,76°C dan terendah pada variasi kedalaman pemakanan 0,3 mm sebesar 61,01°C. Keausan pahat tertinggi di peroleh pada variasi kedalaman pemakanan 0,7 mm sebesar 0,019 gram dan Panjang aus 0,877 mm dan terendah pada variasi 0,3 mm sebesar 0,002 gram dan Panjang aus 0,198 mm.} }