@thesis{thesis, author={Setyaningrum Eka}, title ={ASUHAN AKUPUNKTUR PADA PENDERITA AMENORRHEA SEKUNDER DI RUMAH SEHAT “OAB” SEMARANG}, year={2022}, url={http://repository.itsk-soepraoen.ac.id/945/}, abstract={Amenorrhea Sekunder adalah kondisi yang terjadi pada wanita usia subur yang sudah pernah haid sebelumnya dan tidak sedang hamil, tetapi tidak mengalami menstruasi selama 3 siklus berturut-turut atau lebih. Amenorrhea Sekunder bisa menyebabkan tidak adanya ovulasi yang berdampak menjadi kemandulan. Akupunktur diharapakn bisa menjadi terapi untuk Amenorrhea Sekunder. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara Pengamatan (Wang), Pendengaran dan Penciuman (Wen), Wawancara (Wen), dan Perabaan (Qie) disertai studi dokumentasi. Partisipan adalah seorang perempuan berusia 29 tahun yang sudah 3 bulan berturut-turu tidak menstruasi. Terapi diberikan terapi sebanyak 7 kali. Setelah dilakukan terapi sebanyak 7 kali, didapatkan hasil: menstruasi sudah didapatkan kembali, sudah tidak pusing, dada sudah tidak terasa penuh tertekan, dan perut bagian samping sudah tidak terasa kembung. Untuk meningkatkan efektivitas hasil Asuhan Akupunktur, kepada penderita Amenorrhea Sekunder disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, sering mengonsumsi daging dan sayuran hijau, serta mengurangi minum minuman dingin.} }