A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Suanda Saputra }, title ={Hubungan Faktor Lanjut Usia Dengan Kejadian Hipotermi Pasca Anestesi Umum Menggunakan Alat Termometer Infrared di Ruang Pemulihan RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta}, year={2025}, url={}, abstract={Latar Belakang : Pembedahan adalah prosedur medis yang dimulai dengan sayatan untuk\nmembuka area tubuh dan diakhiri dengan penjahitan untuk menutup luka, Hipotermi\nmerupakan salah satu efek yang sering terjadi setelah pembedahan di ruang pemulihan.\nSalah satu faktor yang dapat mempengaruhi hipotermi setelah operasi yaitu usia. Tujuan\nPenelitian : Diketahui hubungan faktor lanjut usia dengan kejadian hipotermi pasca anestesi\numum dengan teknik termometer infrared di ruang pemulihan RSUD Bayu Asih Kabupaten\nPurwakarta. Metode Penelitian : Penelitian kuantitatif deskriptif korelasi dengan desain\npenelitian studi potong lintang (cross sectional). Jumlah sampel 36 responden dengan teknik\npengambilan sampel Non Probability sampling (Purposive Sampling). Uji statistik\nmenggunakan uji Spearman’s rho. Hasil Penelitian : Lansia awal 46 - 55 tahun berjumlah 20 responden (55,6%), lansia akhir 56 - 65 tahun berjumlah 12 responden (33,3%),\nsedangkan di manula >65 tahun berjumlah 4 responden (11,1%). diketahui yang mengalami\nhipotermi sedang sebanyak 18 responden (50.0%), dan hipotermi ringan sebanyak 11\nresponden (30.6%), sedangkan hipotermi berat sebanyak 7 responden (19.4%). Hasil\nkorelasi Spearman Rank (rho) dengan hasil P = 0,001, berarti P < 0,05 hal tersebut\nmenunjukkan ada hubungan faktor lanjut usia dengan kejadian hipotermi pasca operasi dengan\nanestesi umum. Nilai Correlation coefficient 0,719 menunjukkan bahwa ada korelasi yang kuat antara\nvariabel usia lanjut dengan variabel hipotermi pasca operasi dengan anestesi umum. Kesimpulan :\nAda hubungan bermakna antara hubungan faktor lanjut usia dengan kejadian hipotermi pada pasien pasca anestesi umum dengan alat termometer infrared diruang pemulihan RSUD Bayu Asih\nPurwakarta.} }